Kekurangan 1.114 Guru, PGRI Trenggalek Tagih Janji Seleksi ASN ke Pemerintah Pusat

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisma PGRI Trenggalek yang beralamat di  JI. KH Ahmad Dahlan, Sawahan, Sumbergedong, Trenggalek.

Wisma PGRI Trenggalek yang beralamat di JI. KH Ahmad Dahlan, Sawahan, Sumbergedong, Trenggalek.

RagamWarta.com – Ketua PGRI Trenggalek Catur Winarno menyoroti krisis kekurangan guru yang dinilai semakin serius terutama di sekolah negeri. Apalagi ada penutupan jalur honorer diakhir tahun lalu.

“Saya ambil contoh data di Dinas Pendidikan Trenggalek ini, untuk TK Negeri, SD Negeri, SMP Negeri itu per Juli 2025 kurangnya sudah 1.114,” ujar Catur saat dikonfirmasi awak media di Wisma PGRI Trenggalek, Senin (13/1/2026).

Ia menilai, kebijakan penutupan honorer memang harus dipatuhi karena merupakan aturan dari pemerintah pusat. Namun di sisi lain, kebijakan tersebut menimbulkan persoalan serius jika tidak dibarengi dengan solusi konkret.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mulai tahun 2026 ini karena honorer sudah ditutup selesai sampai Desember 2025, jadi sejak 2026 ini seleksi ini yang kita tagih terus karena kekurangan guru kita luar biasa banyak,” kata Catur.

Ketua PGRI Trenggalek: Seleksi ASN Jadi Satu-satunya Harapan

Catur menegaskan, PGRI Trenggalek secara konsisten menagih janji pemerintah agar kekurangan guru di daerah tidak dibiarkan berlarut-larut.

“PGRI selalu menagih janji pemerintah bahwa kekurangan guru akan segera dipenuhi melalui seleksi umum,” tegasnya.

Menurutnya, setelah jalur honorer benar-benar ditutup, seleksi ASN menjadi satu-satunya skema yang dapat menjawab kebutuhan guru di daerah.

Oleh karena itu, pemerintah pusat diminta segera memastikan proses rekrutmen berjalan tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan riil satuan pendidikan.

Selain menyoroti kebijakan pemerintah, Catur juga menyampaikan pesan kepada lulusan pendidikan guru yang masih mengabdikan diri di sekolah meski tanpa pengakuan formal.

Ia meminta agar pengabdian tersebut dijalani dengan keikhlasan, sembari tetap mempersiapkan diri menghadapi seleksi resmi.

“Kalau memang ikhlas mengamalkan ilmunya untuk membantu mengajar di satuan pendidikan meskipun tidak ada pengakuan formal itu diikhlaskan,” ucapnya.

Namun demikian, ia mengingatkan agar para calon guru tidak hanya menunggu kebijakan.

“Terakhir, siapkan, tagih janji pemerintah kalau memang segera ada seleksi umum guru ASN baru ditagih. Kalau persiapkan diri untuk mengikuti seleksi itu dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite
SDN 3 Karangturi Belum Dapat Siswa Baru, Disdik Trenggalek Ungkap Penyebabnya
SDN 2 Parakan Hanya Dapat 2 Siswa, MPLS Tetap Berjalan Sesuai Arahan Dinas
SIAP PSSI Trenggalek Belum Dikuasai Mayoritas Klub, Askab Siapkan Pelatihan
Sambut 449 Jamaah Haji Trenggalek, Sekda: Semoga Jadi Haji Mabrur
Penjemputan Jemaah Haji Trenggalek Diatur, Koper Diambil Terpisah di GOR
Permintaan Maaf Askab PSSI Trenggalek Diterima, Wali Pemain Berharap Kesalahan Tak Terulang
SSB Prigi Shrimp Army Kaget Data Pemain Berubah, Askab Trenggalek Akui Kesalahan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:07 WIB

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:02 WIB

SDN 3 Karangturi Belum Dapat Siswa Baru, Disdik Trenggalek Ungkap Penyebabnya

Senin, 13 Juli 2026 - 16:04 WIB

SDN 2 Parakan Hanya Dapat 2 Siswa, MPLS Tetap Berjalan Sesuai Arahan Dinas

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:09 WIB

SIAP PSSI Trenggalek Belum Dikuasai Mayoritas Klub, Askab Siapkan Pelatihan

Senin, 29 Juni 2026 - 16:09 WIB

Sambut 449 Jamaah Haji Trenggalek, Sekda: Semoga Jadi Haji Mabrur

Berita Terbaru

Plt Kepala MIN 1 Trenggalek, Sanusi usai ikuti hearing di kantor DPRD Trenggalek, Rabu (15/7/2026).

Berita

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB

Suasana hearing antara antara wali murid MIN 1 Trenggalek dengan pihak sekolah di gedung DPRD Trenggalek.

Parlemen

Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB