RAGAMWARTA – Akselerasi tambahan penghasilan dengan kinerja pegawai di Trengggalek dinilai jomplang. Sumberdaya manusia di semua organisasi perangkat daerah dirasa perlu dilakukan evaluasi.
Hal itu disampaikan Husni Tahir Hamid Ketua Komisi I DPRD Trenggalek, menurutnya banyak dan hampir semua mengalami penurunan kinerja.
Dijelaskannya, penurunan kinerja pegawai atas tanggungjawab mengelola dan menata administrasi. Husni mencontohkan ada beberapa catatan seperti telah terlaksananya kegiatan 70 persen namun surat pertanggungjawaban masih diangka 30 persen.
Baca Juga : Kadis PUPR Mangkir Saat Diajak Koordinasi, Komisi I DPRD Trenggalek Ditunda Rapat
Atas kejadian itu Komisi I meminta semua kepala dinas melakukan evaluasi terhadap para pegawainya. Apalagi saat ini pemerintah daerah telah memberikan tambahan penghasilan terhadap para pegawai.
Kejadian itu dimungkinkan karena adanya dampak Covid-19, dengan pelaksanaan WFH menjadikan pegawai perlu kembali dievaluasi. Dengan kondisi seperti ini, menurutnya tambahan penghasilan juga harus dievaluasi.
Baca Juga : Komisi I Gelar Rakor, Evaluasi Pelaksanaan Pilkades Serentak di Trenggalek






