RAGAMWARTA – Kios Pasar Pon Trenggalek banyak yang tutup, Komisi II DPRD Trenggalek lakukan inspeksi mendadak. Dari temuan dilapangan, ternyata banyaknya kios yang tutup dikarenakan pedagang yang belum mau menempati kios yang sudah disediakan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Trenggalek Mugianto minta Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek untuk segera memanggil para pedagang. Intinya Ketua Komisi II DPRD Trenggalek menyarankan agar segera membuka kiosnya yang ada di Pasar Pon.
Baca juga : Kelangkaan Minyak Goreng Diperkirakan Sampai Usai Lebaran, Warga Trenggalek Diminta Sabar
Selain itu, pihaknya juga minta agar ada penataan atau pembinaan pada para pedagang Pasar Pon, tentang estetika. Pasalnya walaupun dulunya Pasar Pon merupakan pasar tradisional, namun sekarang sudah Pasar Pon sudah dikemas ke arah Pasar Modern. Sehingga Aspek estetik perlu diperhatikan.
Baca juga : Tipu Warga Trenggalek Lewat Marketplace Facebook, Dua Tersangka Asal Sidrap Diamankan Polisi
Terakhir, Mugianto berharap target PAD dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan sebesar 6,5 miliar bisa terwujud. Pasalnya beberapa pasar yang sempat tutup akibat renovasi sekarang sudah mulai dibuka kembali.






