RAGAM WARTA – Isu pertambahan Daerah pemilihan (Dapil) untuk pemilihan Legislatif tahun 2024 di Trenggalek nampaknya sudah menjadi buah bibir di beberapa kalangan.
Hal ini diketahui dengan beredarnya tangkapan layar (screenshot) draf jumlah Daerah Pemilihan (Dapil) di Kabupaten Trenggalek yang sudah menyebar di media sosial.
Dari tangkapan layar tersebut menerangkan bahwa untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) di tahun 2024 ada kemungkinan akan menjadi enam Dapil.
Namun demikian, penambahan jumlah Dapil di Kabupaten Trenggalek bakal terjadi jika usulan dari KPU Kabupaten Trenggalek ke KPU RI dikabulkan. Secara resmi keputusan untuk menetapkan Dapil ini akan di umumkan pada tanggal 9 bulan Februari besok.
“Kita akui, kabar soal penambahan Dapil tersebut sudah menyebar,” ucap Ketua KPU Trenggalek Gembong Derita Hadi, Selasa (7/2/2024).
Namun proses keputusan untuk tahapan penetapan Dapil akan resmi di umumkan bulan ini, meski ada screenshot draf Dapil baru yang menyebar luas di media sosial, pihaknya tidak bisa mengatakan itu asli atau palsu.
Saat di konfirmasi melalui saluran telepon Gembong juga menerangkan bahwa sosialisasi ke partai-partai politik hingga masyarakat yang ada di Trenggalek beberapa waktu lalu telah dilakukan.
“Memang ada beberapa usulan setuju adanya penambahan Dapil dan menolak adanya perubahan Dapil,” terang Gembong.
Diterangkan Gembong, dimana pada tahapan yang telah dilalui tersebut membuka semua masukan, saran maupun usulan dari parpol, pemerintah daerah, hingga masyarakat yang kemudian disampaikan ke KPU RI.
“Setelah tahapan masukan selesai sudah kita sampaikan ke KPU RI, maka akan dibahas di sana dan apabila usulan tersebut sesuai dengan kebutuhan maka akan diputuskan oleh KPU RI. Jadi, kita tunggu saja nanti keputusan dari KPU RI, apakah dapil berubah atau tetap keputusan ada di KPU RI,” imbuhnya.
Gembong juga menambahkan meski nanti ada keputusan penambahan alokasi Dapil, namun untuk alokasi kursi akan tetap di angka 45 kursi pada pemilihan legislatif 2024 mendatang. Hal itu mengacu dengan jumlah penduduk yang ada.






