RagamWarta.com – Rancangan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Trenggalek tahun 2023 sudah diparipurnakan.
Dijelaskan Samsul Anam selaku Ketua DPRD Trenggalek bahwa alokasi anggaran yang tercantum dalam nota P-APBD masih berfokus penanganan kemiskinan.
Pihaknya mengklaim P-APBD 2023 merupakan kesepakatan bersama antara legislatif dan eksekutif. Bahkan hal tersebut telah sesuai Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) P-APBD 2033.
“Nota KUPA-PPAS perubahan telah disepakati bersama. Namun demikian, pembahasan R-APBD perubahan tahun 2023 harus di cermati dengan seksama,” ucap Samsul Anam, Jumat (18/8/2033).
Samsul juga menegaskan bahwa PAPBD 2023 berdasar dari tiga komponen. Pertama adanya pergeseran program kegiatan, kedua tidak terlampauinya target kegiatan, dan ketika sisa belanja tahun sebelumnya.
“Berdasarkan tiga komponen tersebut, eksekutif dan legislatif menyepakati untuk menangani isu-isu kemiskinan di akhir tahun 2023 ini,” tambahnya.
Menurut Samsul, isu kemiskinan diambil karena berkaitan langsung dengan arahan Presiden RI Joko Widodo untuk mengentaskan kemiskinan ekstrim pada 2024.
” Intinya kemiskinan ekstrim di Trenggalek harus segera dituntaskan. Karena ada program pak Jokowi, 0 persen kemiskinan ekstrim ditahun 2024,” ucapnya.
Terakhir, Ketua DPRD sekaligus pimpinan rapat ini juga mentargetkan Ranperda P-APBD rampung awal bulan September. Hal ini dikebut karena ada pemilu serentak pada 2024.
“Seperti yang kita ketahui, tahun ini merupakan tahun politik. Sederet kesibukan dalam proses pemilu kita rancang lebih awal. Dengan begitu fungsi legislatif idak terganggu,” tambahnya.
Bahkan diagendakan pada Senin (21/8/2023) akan diadakan rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi.






