RagamWarta.com – Dana transfer dari pusat ke Pemerintah Daerah diperkirakan bakal mengalami penurunan. Komisi II DPRD Trenggalek panggil seluruh Organisasi Perangkat Daerah penghasil Pendapatan Asli Daerah.
Dijelaskan Mugianto selaku Ketua Komisi II DPRD Trenggalek menegaskan bahwa tujuan dari pada pemanggilan kali ini lebih pada mengingatkan OPD penghasil PAD untuk merencanakan kegiatan seoptimal mungkin.
“Diperkirakan dana transfer dari pusat akan mengalami penurunan, oleh karena itu kami tadi mengumpulkan rekan-rekan OPD untuk mempersiapkan hal tersebut,” ucap Mugianto saat dikonfirmasi, Senin (28/10/2024).
Pihaknya juga mewanti wanti Organisasi Perangkat Daerah untuk merancang Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang optimal. Jangan menganggarkan kegiatan yang tidak begitu penting.
“Jadi mempersiapkan diri untuk membuat RKA yang seefektif mungkin. Tidak boleh mengada-ngada hal yang yang tidak begitu penting jangan dianggarkan,” tegas politisi asal Partai Demokrat itu.
Bahkan disinyalir penurunan transfer pusat akan melebihi Rp. 20 miliar. Oleh sebab itu, pihaknya mengingatkan OPD agar berhati-hati dalam merancang kegiatan untuk tahun 2025.
“Penurunannya kurang lebih diatas Rp 20 m, oleh itu kami memberi warning agar melakukan langkah efisiensi membuat RKA yang sesuai dengan kenyataan dilapangan,” tegasnya.
Mugianto memberikan contoh seperti halnya suatu kegiatan yang seharusnya bisa dianggarkan dengan nilai 10 juta jangan dianggarkan 30 juta. Walaupun demikian, pihaknya tidak membatasi suatu jenis kegiatan.
“Semua kegiatan boleh, tapi jangan markup anggaran. Jangan kebutuhan 1 juta, dibuat 50 juta,” sindirnya.
Terakhir pihaknya berpesan untuk jangan sekali-kali mencoba mengmarkup anggaran. Selain bisa melanggar aturan, ulah nakal seperti itu bisa membuat kegiatan Pemerintah Daerah terbengkalai.
“Contohnya tadi ada di Dinas Kelautan. Untuk anggaran perencanaan hanya diangka sekian, namun di dinas lain ada yang cukup tinggi. Ini yang harus disesuaikan. Bahkan pengadaan rutin maupun pemeliharaan harusnya ditekan,” pungkasnya.






