Disnak Trenggalek Tingkatkan Langkah Pencegahan Penyakit Ternak Saat Pancaroba

Jumat, 1 November 2024 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengambilan sample darah pada hewan ternak yang dilakukan oleh petugas. (Foto: Ig@disnak_trenggalek)

Pengambilan sample darah pada hewan ternak yang dilakukan oleh petugas. (Foto: Ig@disnak_trenggalek)

RagamWarta.com – Nampaknya musim pancaroba tidak hanya membawa dampak buruk bagi manusia. Kesehatan hewan ternak pun juga terancam.

Dinas Peternakan (Disnak) Trenggalek mengkonfirmasi bahwa ada beberapa jenis penyakit yang rawan menjangkit hewan ternak. Sedikitnya ada sembilan penyakit yang berpotensi menjangkit hewan ternak.

Sepanjang tahun lalu Trenggalek mencatat ratusan kasus penyakit pada ternak, dengan demam tiga hari atau Bovine Ephemeral Fever (BEF) dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sebagai penyakit yang paling banyak menyerang hewan ternak ruminansia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan Disnak Trenggalek, terdapat 563 kasus BEF dan 235 kasus PMK yang tercatat di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek.

Menyikapi tingginya kasus penyakit ternak yang tercatat sepanjang tahun lalu, Dinas Peternakan (Disnak) Trenggalek kini gencar melakukan berbagai langkah preventif untuk meminimalisir dampak penyakit.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Ririn Hari Setiani menyampaikan bahwa  pihaknya tidak hanya fokus pengobatan. Aspek pencegahan juga digalakkan melalui peningkatan edukasi untuk peternak serta pemberian fasilitas desinfektan.

“Langkah ini diharapkan dapat membantu peternak menjaga kebersihan kandang dan lingkungan, sehingga risiko penularan penyakit seperti Bovine Ephemeral Fever (BEF) dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dapat ditekan,” ujarnya.

Langkah pencegahan ini mendapat prioritas setelah pada tahun 2023 tercatat sebanyak 563 kasus BEF dan 235 kasus PMK menyerang ternak di Trenggalek.

Meskipun angka kematian akibat PMK relatif rendah, yakni 1-5%, Ririn menekankan bahwa penanganan dini penting untuk menghindari komplikasi lebih lanjut.

“Selain pengobatan, kami juga memfokuskan pada pencegahan infeksi sekunder yang dapat memperparah kondisi ternak,” tambahnya.

Upaya lain yang sedang digencarkan Disnak adalah penyuluhan kesehatan hewan secara berkala kepada para peternak, agar mereka lebih memahami gejala awal penyakit seperti BEF, PMK, diare, helminthiasis, dan myasis.

“Kesadaran peternak sangat penting. Deteksi dini adalah kunci agar ternak dapat segera mendapatkan perawatan yang tepat,” jelas Ririn.

Ririn juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh ternak dengan pemberian vitamin dan nutrisi yang cukup. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh hewan sehingga tidak mudah terserang penyakit jelang pancaroba.

Selain itu, keberhasilan Trenggalek dalam mengendalikan penyakit-penyakit berbahaya lainnya, seperti Newcastle Disease (ND), Avian Influenza (AI), dan Septicaemia Epizootica (SE), yang tidak dilaporkan sepanjang 2023, menjadi indikator positif.

Disnak terus berupaya mempertahankan tren ini dengan memperkuat kolaborasi bersama peternak dan berbagai pihak terkait.

Dengan berbagai langkah preventif yang dilakukan, Disnak optimis mampu menekan angka penyebaran penyakit ternak di musim pancaroba kali ini.

“Kami terus melakukan monitoring secara intensif dan berharap ternak di Trenggalek dapat tetap produktif dan sehat,” pungkas Ririn.

 

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan
Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu
Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul
Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Berita Terbaru