RagamWarta.com – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD tahun anggaran 2025 sudah disahkan. Disaksikan Legislatif dan Eksekutif, postur APBD 2025 milik Kabupaten Trenggalek telah disetujui bersama.
Secara rinci, Proyeksi pendapatan pada APBD tahun 2025 mendatang sebesar Rp.1.969.908.569.100 dan belanja sebesar Rp.2.002.291.772.651. dari angka tersebut, didapati ada defisit anggaran sebesar Rp.32.383.203.551.
Diungkapkan Doding Rahmadi selaku Ketua DPRD Trenggalek menyebutkan bahwa besaran APBD untuk tahun 2025 tidak berbeda jauh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Adapun defisit akan ditutup dengan pembiayaan daerah.
“Semoga semua berjalan dengan lancar. Dengan demikian setelah diundangkan, januari tahun 2025 APBD sudah bisa dilaksanakan,” ujar Doding saat dikonfirmasi awak media usai pimpin rapat paripurna, Senin (25/11/2024).
Sementara itu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin yang juga hadir dalam rapat paripurna menyampaikan beberapa fokus pada pelaksanaan APBD Trenggalek tahun 2025 mendatang.
“Pada persetujuan APBD 2025, perubahannya kita fokus pada insfrastruktur dan persiapan untuk penghitungan cadangan karbon,” ungkap Gus Ipin sapaan akrab Bupati Trenggalek.
Gus Ipin juga menjelaskan bahwa pihaknya pada tanggal 29 telah melakukan koordinasi dengan kementerian lingkungan hidup. Upaya tersebut diharapkan dapat menambah pendapatan fiskal pemerintah daerah.
Dirinya juga menegaskan bahwa fokus lainnya terdapat pada pengadaan tanah sebesar Rp 20 miliar untuk Jalur Lintas Selatan. Dengan demikian tahun 2025 berharap bisa di mulai pengerjaan.
“Tahun depan kita juga memprioritaskan JLS yang merupakan jalur Watulimo ke Munjungan. Semoga tahun depan bisa segera dikerjakan,” pungkasnya.






