Komisi III DPRD Trenggalek Soroti Tidak Meratanya Pembangunan Fisik yang Dikerjakan PKPLH

Jumat, 15 November 2024 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat kerja antara Komisi III DPRD Trenggalek dengan Dinas PKPLH.

Suasana rapat kerja antara Komisi III DPRD Trenggalek dengan Dinas PKPLH.

RagamWarta.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek undang Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH).

Agenda utama rapat ini adalah membahas progres pelaksanaan kegiatan Dinas PKPLH dalam APBD Tahun Anggaran 2024 dan rencana kegiatan untuk APBD Tahun Anggaran 2025.

Ketua Komisi III DPRD Trenggalek Wahyudi Anto menyatakan bahwa pihaknya ingin memastikan program-program Dinas PKPLH benar-benar berpihak pada masyarakat, sesuai dengan visi Bupati Trenggalek.

“Kami ingin mendapatkan gambaran terkait progres kegiatan APBD 2024 serta rencana pelaksanaan program yang akan dicantumkan dalam APBD tahun 2025,” ujar Wahyudi, Jumat (15/11/2024).

Yudi, sapaan akrab Ketua Komisi III DPRD Trenggalek menyoroti ketimpangan pembangunan di Trenggalek antara wilayah perkotaan dengan pegunungan.

Menurutnya, selama ini kegiatan pembangunan yang bersumber dari PKPLH lebih banyak terpusat di perkotaan. Sementara wilayah pegunungan seperti Panggul, Dongko, Watulimo, dan Pule kurang mendapatkan perhatian.

“Persoalan ini sebenarnya klasik. Harus ada pemerataan pembangunan, terutama untuk wilayah pegunungan. Karena jumlah penduduknya jauh lebih besar dibandingkan wilayah perkotaan,” tegas salah satu politisi PDIP itu.

Ia juga menambahkan bahwa sebagian besar pemilih di Kabupaten Trenggalek berada di wilayah pegunungan, sehingga pemerataan pembangunan menjadi hal yang sangat penting.

“Kita iri, karena jiwa pemilih di Trenggalek itu ada di wilayah pinggiran atau pegunungan. Bahkan jumlah penduduk disana lebih banyak di banding wilayah perkotaan,” ungkap Yudi.

Dalam rapat kali ini, Komisi III DPRD Trenggalek memutuskan untuk menunda pembahasan lebih lanjut. Menurut Yudi, Komisi III ingin klarifikasi dengan dua organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya, yaitu Bappeda Litbang dan Bakeuda.

“Rapat ini akan kami kaji ulang bersama Bappeda Litbang dan Bakeuda. Diharapkan dengan melibatkan dua OPD tersebut, solusi terkait pemerataan pembangunan dapat ditemukan,” pungkas Wahyudi Anto.

 

Berita Terkait

LKPJ Trenggalek 2025 Mulai Dibahas Pansus, Tekankan Outcome dan Ingatkan Pejabat Baru
Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah
Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi
Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati
Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Trenggalek Segera Dibahas Pansus 3
Jadwal DPRD Trenggalek di Bulan Puasa Terbatas, Banmus Hanya Akan Fokus Ranperda dan LKPJ
Agenda DPRD Trenggalek di Bulan Ramadan Fokus Bahas Raperda
DPRD Trenggalek Setujui Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 18:09 WIB

LKPJ Trenggalek 2025 Mulai Dibahas Pansus, Tekankan Outcome dan Ingatkan Pejabat Baru

Senin, 9 Maret 2026 - 16:08 WIB

Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:05 WIB

Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:06 WIB

Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:12 WIB

Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Trenggalek Segera Dibahas Pansus 3

Berita Terbaru