Strategi Diskomidag Trenggalek Optimalkan Ekspor Mandiri untuk Kurangi Skema Undername

Kamis, 26 Desember 2024 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskomidag Trenggalek tengah melakukan pendampingan pada pelaku usaha lokal.

Diskomidag Trenggalek tengah melakukan pendampingan pada pelaku usaha lokal.

RagamWarta.com – Upaya meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional terus dilakukan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskomidag) Trenggalek.

Tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas produk, Diskomidag Trenggalek kini juga menargetkan pengurangan skema undername dalam ekspor komoditas unggulan daerah.

Saniran selaku Kepala Diskomidag Trenggalek mengungkapkan bahwa sebenarnya beberapa produk seperti minyak atsiri dan daging ikan patin telah menjadi andalan ekspor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun mayoritas pelaku usaha lokal masih mengandalkan nama eksportir lain untuk memasarkan produk mereka ke luar negeri yang lantas disebut undername.

“Ini menjadi tantangan besar. Kami ingin mendorong pelaku usaha untuk mandiri dalam mengelola ekspor mereka,” ujar Saniran saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (26/12/2024).

Untuk menjawab tantangan tersebut, Diskomidag mengadopsi strategi pembinaan terintegrasi. Salah satunya adalah mengadakan pertemuan antara pelaku usaha lokal dan eksportir berpengalaman.

Dijelaskan Saniran, melalui sesi ini pelaku usaha mendapat pelatihan mengenai analisis pasar, pengelolaan dokumen ekspor, hingga strategi menembus pasar internasional yang lebih sederhana.

“Kami sengaja membidik pasar yang lebih realistis, seperti negara-negara di Afrika dan Asia Selatan, yang memiliki persyaratan lebih sederhana dibanding pasar negara maju,” jelas Saniran.

Langkah ini diklaim strategis untuk membuka jalan bagi produk-produk unggulan seperti kecap dan gelembung ikan agar dapat diekspor secara mandiri pada 2025.

Dengan target ini, Diskomidag Trenggalek optimis bisa meningkatkan nilai tambah bagi produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Saniran juga menegaskan bahwa keberhasilan strategi ini membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas lokal.

“Kami berharap langkah ini tidak hanya berdampak pada pengurangan skema undername, tetapi juga meningkatkan kebanggaan atas produk lokal Trenggalek yang mampu bersaing di pasar global,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan
Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo
Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot
Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI
JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan
Mas Syah Peringati Hari Anak Sedunia, Ingatkan Anak Tak Sembarangan Curhat di Medsos
Dana Pilkades Trenggalek Dianggarkan Rp5,9 Miliar, Tahapan Dimulai Oktober
PA Trenggalek Tempati Gedung Baru, Akhiri Penantian Bertahun-tahun

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:02 WIB

72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:04 WIB

Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:04 WIB

Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05 WIB

Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:04 WIB

JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan

Berita Terbaru