TRENGGALEK, RagamWarta.co.id – Musim penghujan telah mengguyur wilayah Trenggalek pada beberapa minggu terakhir. Dengan masuknya musim penghujan seluruh masyarakat diminta tetap waspada terutama di wilayah potensi bencana.
Seperti fenomena tanah gerak yang terjadi di Desa Melis Kecamatan Gandusari Trenggalek. Akibatnya belasan bangunan mulai dari rumah, mushola hingga sekolah retak bahkan ada yang patah akibat fenomena tersebut.
Keretakan tanah berfariasi, ada yang ukurannya 20 sentimeter hingga sekitar 30 , dengan kedalaman sekitar 130 sentimeter dari permukaan tanah.
Baca juga : Lakukan Pembalakan Liar Satu Diamankan Tiga Masih Buron
Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin saat meninjau lokasi mengatakan, terkait bencana tanah gerak pihaknya akan secepat mungkin mengambil langkah penanganan.
“Untuk jangka pendeknya, kita akan menutup lubang-lubang keretakan. Dan ini dilakukan untuk mengantisipasi bongkahan keretakan, karena air masuk ke dalam,” ungkapnya, Selasa (31/12/2019)
Menurut Arifin, untuk penanganan jangka pendek akan menutup lubang-lubang keretakan tanah dan akan memasang alat deteksi dini. Sedangkan untuk jangka panjang akan dilakukan penguatan tanggul sungai, karena lokasinya berdekatan dengan sungai.
Baca juga : Kedapatan Lakukan Pembalakan Liar Dua Orang Dibekuk Polisi
Juga akan dilakukan rehabilatasi untuk rumah-rumah yang retak parah, khususnya yang punya risiko tinggi tatkala ditempati. Sedangkan jangka menengah, akan dilakukan pemetaan terkait potensi bahaya karena keretakan.
“Pastinya kami akan menelusuri penyebabnya. Dalam hal itu, BPBD akan melakukan pengkajian antara jalur keretakan dan jalur sungai,” pungkasnya
Simak selengkapnya : https://youtu.be/N7QBbcFRkY8






