Prosesi Adat Penjamasan Pusaka Tetap Terlaksana, Bupati Anjurkan Dirumah Saja

Senin, 31 Agustus 2020 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRENGGALEK, RagamWarta – Seperti tahun-tahun sebelumnya, jamasan pusaka rutin dilakukan setiap tahun sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Trenggalek ke – 826.

Tanpa mengurangi kesakralan, walaupun hanya melibatkan sedikit masyarakat Trenggalek, prosesi jamasan atau pembersihan pusaka tetap terselenggara walau ditengah pandemi.

Baca juga : Bupati Kepincut Dengan Lukisan Perupa Trenggalek

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin usai pelaksanaan jamasan mengatakan, prosesi adat haruslah tetap terselenggara. Pasalnya prosesi adat ini merupakan symbol yang diandalkan (piandel) daerah.

Arifin menegaskan prosesi yang dilaksanakan tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Adapun hanya dalam prosesi di terapkan protokol kesehatan.

Baca juga : Bupati Trenggalek Lantik Lima Posisi Jabatan Tinggi Pratama

Perlu diketahui, dalam kegiatan jamasan ini ada beberapa pusaka yang di jamas. Yang pertama pusaka tombak Korowelang, kedua, songsong tunggu wibowo, songsong tunggu naga, dan bendera Parasamya Purnakarya Nugraha.

Dalam prosesi penjamasan tidak sembarangan, pertama mata tombak di bilas dengan air 7 sumber mata air. Untuk menjaga kebersihan pusaka agar tetap awet selanjutnya diberikan wangi-wangian dan minyak khusus.

Berita Terkait

Pendaftar Sekolah Rakyat Trenggalek untuk Jenjang SMP sudah Lampaui Kuota
Jemaah Haji Trenggalek yang Wafat di Tanah Suci Jadi 3 Orang
Sebelas Atlet Judo Trenggalek Siap Tampil di Kejuaraan Internasional
Tarif Bus di Trenggalek Masih Rp8 Ribu, Sebagian Penumpang Mengaku Bayar Rp10 Ribu
Harga Bawang Putih di Trenggalek Tembus Rp36 Ribu per Kilogram, Warga Mulai Kurangi Belanja
Pasokan MinyaKita di Trenggalek Aman, Diskomidag Salurkan 1.500 Liter ke Pasar Basah
Jemaah Haji Trenggalek yang Meninggal di Tanah Suci Bertambah Jadi Dua
Tilang Manual Operasi Patuh Semeru 2026 Tetap Diberlakukan di Trenggalek

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:03 WIB

Pendaftar Sekolah Rakyat Trenggalek untuk Jenjang SMP sudah Lampaui Kuota

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:02 WIB

Jemaah Haji Trenggalek yang Wafat di Tanah Suci Jadi 3 Orang

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:02 WIB

Tarif Bus di Trenggalek Masih Rp8 Ribu, Sebagian Penumpang Mengaku Bayar Rp10 Ribu

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:14 WIB

Harga Bawang Putih di Trenggalek Tembus Rp36 Ribu per Kilogram, Warga Mulai Kurangi Belanja

Senin, 8 Juni 2026 - 19:03 WIB

Pasokan MinyaKita di Trenggalek Aman, Diskomidag Salurkan 1.500 Liter ke Pasar Basah

Berita Terbaru