TRENGGALEK, RagamWarta – Melihat Peredaran Narkoba yang saat ini sudah merambak sampai ke Desa, Puryono Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Trenggalek menyambut baik adanya Pojok Konseling yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Trenggalek.
Menurut Puryono Pojok konseling diharapkan tidak hanya di Kecamatan Watulimo dan Munjungan, namun bisa ke 14 kecamatan yang ada di seluruh Kabupaten Trenggalek sebagai edukasi kepada masyarakat.
Baca juga : Pojok Konseling BNNK Trenggalek Kunjungi Kecamatan Munjungan
Selain itu Pencegahan akan bahaya Narkoba tidak hanya tanggung jawab BNN, tetapi Desa juga mempunyai peran untuk menangani akan dampak Narkoba tersebut.
Sehingga Puryono berharap, Tahun 2021 para Desa bisa megalokasikan kembali angaran penanganan Narkoba supaya menjadi tahapan tahunan karena edukasi Narkoba sangat penting untuk masyarakat.
Baca juga : Pojok Konseling, Inovasi BNNK Trenggalek Untuk Sharing Informasi Tentang Narkotika
Sementara itu, salah satu peserta dari Pojok Konseling BNNK Trenggalek Yenis Wulandari mengaku dengan adanya kegiatan ini banyak mengerti akan cara menangkal penyebaran Narkoba di Desa dan lingkungan.
Yenis berharap, Pojok Konseling tetap berlanjut supaya bisa memberikan pemahaman orang Desa tentang bahaya Narkoba yang saat ini masih minim serta upaya untuk menghentikan peredaran narkoba khusunya di Kecamatan Munjungan.
Baca juga : Perangi Narkotika, BNNK Trenggalek Kukuhkan Satgas Anti Narkoba






