Ini Yang Menyebabkan Kades Pandean Trenggalek Bisa Tersangkut Kasus Korupsi

Rabu, 31 Maret 2021 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRENGGALEK, RagamWarta – Tak bisa mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran APBDes tahun 2018, Mantan Kepala Desa Pandean, Kecamatan Durenan, Trenggalek Farid Abdillah beserta Bendaharanya Tarmuji harus ikhlas mendekam di balik jeruji besi lebih lama.

Bagaimana tidak, sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi menuntut Terdakwa I yakni Farid Abdillah 5,6 tahun sementara Terdakwa II yaitu Tarmuji 5 tahun penjara.

Baca juga : Permudah Pelayanan, Kini Bayar Denda Tilang Cukup Lewat Kantor POS

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dody Novalita selaku Kasi Pidana Khusus Kejari Trenggalek menerangkan bahwa keduanya dijebloskan ke penjara karena terbukti penyelewengan Anggaran Pendapatan Belanja Desa tahun 2018 dan akhirnya rugikan negara hingga Rp 477 juta lebih.

Menurut Dody, semua berawal dari janggalnya laporan penggunaan APBDes tahun 2018. Menurutnya laporan penggunaan anggaran tidak di terangkan secara terperinci, sehingga banyak kegiatan yang tidak bisa dipertanggungkan.

Baca juga : Perketat Penjagaan, Rutan Trenggalek Kukuhkan Satgas Khusus Untuk Awasi Sipir

Selain itu, dalam penggunaan anggaran desa ada indikasi untuk memperkaya diri kedua terdakwa. Anehnya lagi, sisa penggunaan anggaran malah digunakan untuk kegiatan fisik seperti pembangunan jalan paving dan irigasi.

Padahal seharusnya anggaran tersebut dimasukkan dalam silpa APBDes terlebih dahulu dan selanjutnya di bahas dalam musrenbangdes atau perubahan APBDes.

Baca juga : Polres Trenggalek Jadi Bengkel Dadakan, Copot Knalpot Brong Hingga Dibantu Orang Tua

Selain dituntut penjara 5 tahun lebih, kedua terdakwa juga diwajibkan membayar uang ganti rugi sesuai jumlah kerugian yang telah dialami oleh negara.

Jika tidak bisa, hukuman keduanya bakal ditambah tiga tahun penjara. Selain itu, kedua terdakwa harus membayar denda masing-masing 200 juta dan subsider 3 bulan kurungan.

Berita Terkait

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite
SDN 3 Karangturi Belum Dapat Siswa Baru, Disdik Trenggalek Ungkap Penyebabnya
SDN 2 Parakan Hanya Dapat 2 Siswa, MPLS Tetap Berjalan Sesuai Arahan Dinas
SIAP PSSI Trenggalek Belum Dikuasai Mayoritas Klub, Askab Siapkan Pelatihan
Sambut 449 Jamaah Haji Trenggalek, Sekda: Semoga Jadi Haji Mabrur
Penjemputan Jemaah Haji Trenggalek Diatur, Koper Diambil Terpisah di GOR
Permintaan Maaf Askab PSSI Trenggalek Diterima, Wali Pemain Berharap Kesalahan Tak Terulang
SSB Prigi Shrimp Army Kaget Data Pemain Berubah, Askab Trenggalek Akui Kesalahan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:07 WIB

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:02 WIB

SDN 3 Karangturi Belum Dapat Siswa Baru, Disdik Trenggalek Ungkap Penyebabnya

Senin, 13 Juli 2026 - 16:04 WIB

SDN 2 Parakan Hanya Dapat 2 Siswa, MPLS Tetap Berjalan Sesuai Arahan Dinas

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:09 WIB

SIAP PSSI Trenggalek Belum Dikuasai Mayoritas Klub, Askab Siapkan Pelatihan

Senin, 29 Juni 2026 - 16:09 WIB

Sambut 449 Jamaah Haji Trenggalek, Sekda: Semoga Jadi Haji Mabrur

Berita Terbaru

Plt Kepala MIN 1 Trenggalek, Sanusi usai ikuti hearing di kantor DPRD Trenggalek, Rabu (15/7/2026).

Berita

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB

Suasana hearing antara antara wali murid MIN 1 Trenggalek dengan pihak sekolah di gedung DPRD Trenggalek.

Parlemen

Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB