Ragamwarta.com – Bicara soal cabai, orang yang kerap mengonsumsi makanan pedas dapat menyebabkan dampak buruk pada lambung. Pasalnya, makanan pedas dapat memicu naiknya kadar asam lambung.
Selain itu, dampak lain dari makanan yang pedas menyebabkan dinding lambung mengalami iritasi, bahkan dapat mengalami kerusakan jika kita terlalu berlebihan mengkonsumsinya.
Namun dibalik sisi negatif mengkonsumsi cabai dalam porsi berlebih, melansir hellosehat, berikut sisi positif dan manfaat cabai untuk tubuh kita :
1. Menjaga Kasar Gula Darah
Cabai mengandung capsaicin. Berdasarkan sebuah studi dari Journal of Agricultural and Food Chemistry mengungkapkan bahwa capsaicin berpotensi menurunkan kadar gula darah. Tak hanya itu, capsaicin juga bersifat antidiabetik dan dipercaya memberi efek positif bila dikonsumsi oleh pasien diabetes tipe 1.
2. Mengurangi Resiko Penyakit Jantung
Dengan kandungan vitamin B6, asam folat, kalium, dan beta-karoten yang terdapat pada cabai, Anda dapat terhindar dari serangan jantung.
3. Menurunkan Resiko Kanker
Kandungan antioksidan yang tinggi di dalam cabai, beberapa di antaranya adalah vitamin C, lutein, dan beta-karoten.
Antioksidan telah terbukti mampu melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Diketahui salah satu pemicu kanker adalah paparan radikal bebas yang berlebihan.
4. Kesehatan Mata
Kandungan lutein yang ada dalam cabai, terutama cabai hijau dapat bermanfaat untuk mencegah kerusakan mata akibat penuaan, seperti katarak dan degenerasi makula.
5. Melancarkan Pernapasan
Cabai dapat membantu melebarkan saluran napas di paru-paru sehingga punya manfaat bagi seseorang yang memiliki penyakit asma.
6. Meringankan Rasa Sakit
Pelepasan hormon endorfin di dalam tubuh yang dirangsang oleh cabai dapat berperan sebagai pereda rasa sakit alami.
Zat capsaicin tersebut kemudian bekerja sama dengan reseptor rasa sakit. Selanjutnya, muncul sensasi panas dari cabai yang membantu ujung saraf berhenti mengirim sinyal sensasi rasa sakit.






