RagamWarta.com – Warga Trenggalek masih memiliki kesempatan untuk mengurangi pengeluaran guna kembali ke tempat perantauannya usai libur hari raya Idul Fitri berakhir.
Pasalnya, sekitar 200 kursi dalam program balik gratis masih kosong. Hingga saat ini jumlah pendaftar dalam agenda tersebut masih dikisaran 120 orang.
Dalam program balik gratis, Pemkab Trenggalek menyediakan sekitar lima bus dengan kapasitas 50 orang. Sementara pihak BUMN yang turut andil dalam kegiatan ini dengan menyediakan dua bus dengan kapasitas yang sama.
“Jadi jumlahnya ada tujuh bus dengan total kapasitas 350 penumpang,” jelas Kasi Kasi Angkutan Orang dan Barang atau Khusus, Dinas Perhubungan (Dishub) Trenggalek, Didik Budi Susilo.
Dijelaskan Didik, bus tersebut akan membawa warga Trenggalek kembali ke tempat perantauannya dengan tujuan Kota Surabaya.
“Di tanggal 15 April itu pemberangkatan pemberangkatan rencananya dilaksanakan pada jam 07.00 di Pasar Pon,” lanjutnya.
Sementara itu, pada hari pertama pendaftaran secara offline di Kantor Dishub hingga pukul 12.00 baru terdapat tiga pendaftar yang datang.
Pendaftaran sendiri telah dibuka pada 26 Maret secara online, sedangkan pendaftaran secara offline mulai di Senin (1/4/2024).
“Untuk pendaftarannya saat ini terisi baru sekitar 120-an, itu yang mendaftar secara online pada 26 Maret lalu,” sambungnya.
Dalam artian, hingga saat ini masih terdapat empat bus yang tiketnya menunggu dipinang oleh penumpang. Pihak Dishub sendiri menyampaikan akan terus membuka pendaftaran apabila tiket tersebut masih tersedia.
“Kami akan terus membuka pendaftaran sampai tiket yang tersedia habis,” ujarnya.
Dirinya berharap balik gratis ini dapat mempermudah transportasi masyarakat Bumi Menak Sopal yang hendak kembali ke perantauan.
“Kami berharap bisa membantu transportasi masyarakat dan turut andil dalam mencegah adanya lonjakan volume kendaraan di jalan,” tutupnya.






