Warga Trenggalek Terdampak Banjir Rawan Terjangkit Penyakit, Berikut yang Harus Diperhatikan

Selasa, 23 April 2024 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana warga Trenggalek yang terdampak banjir tengah bersih-bersih. (Foto: Istimewa).

Suasana warga Trenggalek yang terdampak banjir tengah bersih-bersih. (Foto: Istimewa).

RagamWarta.com – Belum selesai bersih-bersih bekas material banjir yang sempat menerjang Trenggalek pada, Kamis (18/4) kemarin. Kini warga Trenggalek harus bersiap menghadapi penyakit yang kapan saja bisa mengancam.

Hal tersebut diungkapkan dr. Sunarto selaku Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Trenggalek. Menurutnya ada empat macam penyakit yang mengintai masyarakat saat ini.

Keempat penyakit tersebut diantaranya adalah diare, demam berdarah,leptospirosis dan penyakit kulit. Pihaknya menjelaskan bahwa diare bisa disebabkan oleh makanan yang sudah bercampur dengan kuman.

“Dengan adanya banjir itu tentunya ada perkembangbiakan kuman-kuman yang mencemari makanan, sehingga berpotensi menimbulkan diare,” jelas Sunarto, Selasa (23/4/2024).

Disamping itu, perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah (DBD) diperkirakan berkembang lebih cepat usai terjadinya banjir.

“Banyaknya genangan air berpotensi bagi induk nyamuk untuk berkembangbiak dan menularkan demam berdarah,” tambah mantan Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek itu.

Selain itu ada penyakit leptospirosis yang disebabkan oleh kontak fisik dengan air pada tanah yang sudah tercemar oleh bakteri leptospira. Selain itu juga ada ada penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur.

“Infeksi saluran pernapasan akut (Ispa) juga beresiko terjadi peningkatan,” lanjut Sunarto.

Kendati demikian, dr. Sunarto menjelaskan bahwa tidak ada dampak yang musti dikhawatirkan bagi kesehatan usai terjadi banjir lalu.

“Insha Allah di Kabupaten Trenggalek terkendali dan tidak ada peningkatan kasus yang berarti,” paparnya.

Dinkesdalduk KB Trenggalek sendiri sudah melakukan beberapa rangkaian upaya untuk mencegah masyarakat terjangkit penyakit.

“Kita laksanakan pengaman pada sumber air yang ada di masyarakat dengan pemberian penjernih air cepat dan pemberian kaporit pada 250 sarana air bersih,” pungkas Sunarto.

Pihak Dinkesdalduk KB Trenggalek juga melakukan sosialisasi pada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan.

Dihimbau untuk masyarakat yang mengalami kendala dalam masalah kesehatan bisa langsung mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

Berita Terkait

Malam Tahun Baru Masehi Bertepatan dengan Malam 1 Rajab: Kesempatan Tingkatkan Ibadah
Awas Rem Blong! Berikut Teknik Mengemudi Motor Matic di Pegunungan Trenggalek
Kontaminasi Mikroplastik Intai Kesehatan Bayi, Dinkes Trenggalek Ingatkan Orang Tua Tetap Waspada
Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Asal Usulnya
Potret Harta Kekayaan Pimpinan DPRD Trenggalek: Dari Tanah hingga Kendaraan Mewah
Jumlah Kendaraan di Trenggalek Terus Bertambah, Emisi Karbon Meningkat?
Panen Raya Cengkeh di Trenggalek Picu Turunnya Harga Cengkeh di Pasaran
Produksi Padi Trenggalek Meningkat, SR I Hasilkan 84 Ribu Ton

Berita Terkait

Selasa, 31 Desember 2024 - 22:08 WIB

Malam Tahun Baru Masehi Bertepatan dengan Malam 1 Rajab: Kesempatan Tingkatkan Ibadah

Jumat, 27 Desember 2024 - 19:03 WIB

Awas Rem Blong! Berikut Teknik Mengemudi Motor Matic di Pegunungan Trenggalek

Rabu, 4 Desember 2024 - 14:44 WIB

Kontaminasi Mikroplastik Intai Kesehatan Bayi, Dinkes Trenggalek Ingatkan Orang Tua Tetap Waspada

Senin, 28 Oktober 2024 - 12:11 WIB

Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Asal Usulnya

Selasa, 8 Oktober 2024 - 20:11 WIB

Potret Harta Kekayaan Pimpinan DPRD Trenggalek: Dari Tanah hingga Kendaraan Mewah

Berita Terbaru