RagamWarta.com – Buku adalah jendela dunia. Kata mutiara, itu mungkin sudah tidak relevan dengan kondisi sekarang. Dimana banyak informasi bisa diakses melalui gawai dari manapun tempatnya.
Walaupun demikian, hingga saat ini membaca buku merupakan salah satu cara untuk menambah ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, masih jadi kegiatan penting untuk dilakukan oleh masyarakat.
Agar membaca buku senantiasa menyenangkan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disippus) Trenggalek bocorkan tips membaca asik. Salah satu caranya dengan memperhatikan kecenderungan minat masyarakat.
Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Disippus Trenggalek, Catur Budi Prasetyo bahwa mengetahui segmentasi pembaca sangat dibutuhkan. Pasalnya masyarakat akan intens mencari informasi yang mereke sukai.
“Kita harus jeli dalam melihat kesukaan masyarakat itu apa. Misalnya kalau untuk anak-anak PAUD ataupun SD kita berikan buku-buku dongeng,” ujar Catur Budi Prasetyo, Sabtu (18/5/2024).
Sementara untuk untuk anak di jenjang SMP lebih cenderung menyukai novel. Sedangkan untuk remaja di tingkat SMA lebih sering membaca buku pelajaran.
“Kalau SMA bisanya ke sini untuk membaca atau meminjam buku pelajaran yang belum ada di sekolahnya,” sambung Catur.
Di sisi lain, Catur juga menjelaskan bahwa selain tema buku tampilan buku juga perlu diperhatikan. Pasalnya, anak-anak tingkat SD lebih menyukai buku cerita bergambar atau tiga dimensi.
“Untuk remaja tingkat SMA mereka mulai sering mengakses buku-buku digital. Kalau anak-anak lebih suka pakai video. Soalnya kalau pakai buku digital mereka kesulitan untuk mengakses fitur-fiturnya,” terangnya.
Selanjutnya, cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan minat baca adalah dengan cara mempraktekkan hasil bacaan. Pasalnya, tujuan dari membaca buku adalah untuk mendapatkan pengetahuan kemudian menerapkannya.
Tidak berhenti di situ, Disippus Trenggalek juga menjemput bola untuk memudahkan anak-anak membaca buku. Mereka memanfaatkan fasilitas perpustakaan keliling untuk menjangkau anak-anak yang ada dipelosok.
Syukur, upaya yang dilakukan Disippus Trenggalek dalam meningkatkan minat baca masyarakat membuahkan hasil yang positif.
Hal itu terbukti dari data yang dimiliki BPS Trenggalek. Dimana jumlah pengunjung perpustakaan pada tahun 2022 mencapai 21.128 dan meningkatkan pada tahun 2023 dengan menembus angka 27.074 pengunjung.






