Anak Terlibat Kasus Hukum di Trenggalek Meningkat, Bahkan Ada yang Jadi Pelaku

Jumat, 26 Juli 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Ilustrasi (Foto : istimewa)

RagamWarta.com – Jumlah anak Trenggalek yang tersangkut kasus hukum kian meningkat. Bahkan tren kasus hukum yang menyangkut anak cenderung naik jika disandingkan dengan tahun 2023.

Mengacu data yang dimiliki Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek menunjukkan angka yang mengkhawatirkan terkait keterlibatan anak dalam berbagai kasus hukum, baik sebagai korban maupun pelaku.

Kasi Intel Kejari Trenggalek, Rio Irnanda, mengungkapkan bahwa ditahun 2023, tercatat ada 12 anak yang berhadapan dengan hukum di Trenggalek. Namun tidak ada anak yang terdata sebagai pelaku.

“Untuk tahun kemarin tercatat ada 12 anak yang berhadapan dengan hukum. Beruntungnya tidak ada yang terdata sebagai pelaku. Hal ini disinyalir akibat penyelesaian kasus melalui jalur diversi,” ucap Rio, Jumat (26/7/2024).

Namun pada semester I tahun 2024 mengalami perubahan yang cukup signifikan. Tercatat ada 11 anak yang menjadi korban dalam kasus hukum, sementara 3 anak lainnya tercatat sebagai pelaku.

“Diawal semester tahun 2024 tercatat ada 3 anak jadi pelaku. Yang mana ditahun kemarin tidak ada,” jelas Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Trenggalek saat dikonfirmasi awak media.

Rio juga menjelaskan bahwa perkara yang melibatkan anak ini sebagian besar terkait dengan perlindungan anak dan kekerasan yang menempatkan anak sebagai korban.

“Tahun lalu, kasus yang paling sering muncul adalah penganiayaan ringan. Dalam setiap tahapan proses peradilan anak, kami selalu berupaya untuk menggunakan proses diversi,” kata Rio.

Pihaknya juga menambahkan bahwa data untuk semester pertama kemungkinan besar masih akan bertambah. Mengingat beberapa kasus masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Ada beberapa persidangan yang sudah inkrah, tetapi masih ada kasus yang sedang berjalan,” jelas Rio.

Untuk menekan angka kasus anak yang berhadapan dengan hukum, Kejari Trenggalek telah mengimplementasikan berbagai program sosialisasi. Jaksa Masuk Sekolah salah satu contohnya.

Dijelaskan Rio, program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman hukum kepada siswa sejak dini. Dengan harapan mereka dapat menghindari tindakan yang dapat membawa mereka ke jalur hukum.

Apalagi kebanyakan pelaku kekerasan terhadap anak merupakan seseorang yang memiliki hubungan dekat dengan korban.

“Jika diamati, pelaku kekerasan terhadap anak sering kali adalah orang-orang terdekat, seperti orang yang tinggal satu rumah atau bahkan guru dan teman sekelas,” tambahnya.

Terakhir, Rio juga menegaskan pentingnya peran serta semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat, dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak.

“Dengan terus meningkatkan kesadaran hukum dan memberikan perlindungan yang memadai, diharapkan kasus hukum yang melibatkan anak bisa berkurang kedepannya,” pungkas Rio.

 

Berita Terkait

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste
Cekcok Ponsel dan Status Nikah Siri, Polisi Ungkap Rangkaian Konflik Video Viral Trenggalek
Pencurian Alfamart Pogalan, Pelaku Bobol Atap dan Gasak Rp12 Juta dari Brankas
Operasi Pekat Semeru 2026 di Trenggalek Sasar Miras, Petasan hingga Judi Online
Update Kasus Penipuan di Trenggalek, Polisi Kejar DPO Pembuat Aplikasi Banking Palsu
Kasus Penipuan di Trenggalek, Iming-Iming Modal Rp50 Miliar Berakhir Rugi Rp160 Juta
Pengacara Awang Minta Putusan Seringan-ringannya Meski Sudah Dituntut 5 Bulan
Hanya Dituntut 5 Bulan, Kuasa Hukum Eko Prayitno Tolak Tuntutan JPU

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:08 WIB

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Senin, 2 Maret 2026 - 20:01 WIB

Cekcok Ponsel dan Status Nikah Siri, Polisi Ungkap Rangkaian Konflik Video Viral Trenggalek

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:06 WIB

Pencurian Alfamart Pogalan, Pelaku Bobol Atap dan Gasak Rp12 Juta dari Brankas

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:06 WIB

Operasi Pekat Semeru 2026 di Trenggalek Sasar Miras, Petasan hingga Judi Online

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:05 WIB

Update Kasus Penipuan di Trenggalek, Polisi Kejar DPO Pembuat Aplikasi Banking Palsu

Berita Terbaru