RagamWarta.com – Operasi Pekat Semeru 2026 di Trenggalek resmi digelar mulai 25 Februari hingga 8 Maret 2026. Operasi yang dilaksanakan oleh Polres Trenggalek ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat.
Mulai dari miras ilegal, petasan, premanisme hingga judi online. Operasi pekat ini dilakukan guna menciptakan situasi kamtibmas kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026.
Untuk persiapan, jajaran Polres Trenggalek menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang diikuti pejabat utama dan seluruh personel yang terlibat. Kegiatan berlangsung di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Trenggalek.
Kabagops Polres Trenggalek Kompol Angga Perdana Brahmada menjelaskan bahwa operasi pekat semeru tahun ini mengedepankan penegakan hukum yang didukung fungsi kepolisian lainnya.
“Operasi menyasar penyalahgunaan senpi/handak, petasan atau mercon, narkoba, premanisme, miras ilegal dan oplosan serta prostitusi, pornografi dan judi baik konvensional maupun online,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Kompol Angga juga menegaskan bahwasanya operasi yang berlangsung selama 12 hari kedepan ini harus membawa dampak nyata bagi masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Trenggalek.
Targetnya bukan hanya penindakan, tetapi juga mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Trenggalek menjelang Lebaran.
“Outputnya adalah masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas dan kondusivitas yang senantiasa terjaga dengan baik,” imbuhnya.
Perlu diketahui, dalam pelaksanaannya operasi Pekat Semeru 2026 melibatkan sedikitnya 60 personel gabungan dari tingkat Polres dan Polsek jajaran.
Petugas terbagi dalam sejumlah satuan tugas, antara lain Satgas Lidik, Satgas Tindak, Satgas Gakkum dan Satgas Banops.






