Calon Tunggal asal Trenggalek Ngaku Fokus Pembangunan Ekonomi saat Debat Publik

Kamis, 7 November 2024 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan Syah Mohammad Natanegara saat debat publik.

Calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan Syah Mohammad Natanegara saat debat publik.

RagamWarta.com – Walaupun hanya ada calon tunggal, debat publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan Syah Mohammad Natanegara tetap terselenggara.

Berbeda dari daerah lain yang memiliki lebih dari satu paslon, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek hanya menghadirkan satu pasangan calon. Uniknya debat publik diselenggarakan dalam satu kali putaran.

Mochamad Nur Arifin dan Syah Mohammad Natanegara menyampaikan visi dan misinya tanpa ada perdebatan antar kandidat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat berada diatas panggung, Arifin menegaskan komitmennya pada sejumlah program yang berfokus pada pembangunan ekonomi Trenggalek.

Salah satu target utama yang diusung adalah pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Ia menyebutkan bahwa perlambatan ekonomi yang terjadi selama tujuh bulan terakhir menjadi tantangan utama yang harus diatasi.

Oleh karena itu, Arifin berupaya meningkatkan daya beli masyarakat sebagai bagian dari strategi ekonominya.

“Hari ini simbolnya ini kopiah dari Pak Sobirin toko di Pasar Pon, ini bajunya yang jahit Mbak Selly, celananya ini dari Pak Nur yang jahit di Surodakan,” ungkap Arifin, menunjukkan komitmennya terhadap produk-produk lokal.

Dalam upaya memperkuat ekonomi lokal, Arifin mengedepankan penguatan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ia menekankan bahwa UMKM telah terbukti tahan terhadap gejolak ekonomi dan dapat membantu pertumbuhan ekonomi yang merata.

Selain itu, Arifin juga mendukung program makan bergizi yang dicanangkan Presiden Prabowo, dengan memanfaatkan bahan pangan lokal untuk mengurangi ketergantungan impor.

Sektor konstruksi turut menjadi perhatian Arifin, terutama proyek perumahan rakyat yang diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal.

Tak hanya itu, sektor pariwisata juga akan didorong sebagai etalase ekonomi Trenggalek, yang melibatkan banyak pelaku usaha lokal, termasuk biro jasa transportasi, ekonomi kreatif, dan UMKM.

Statistik menunjukkan bahwa investasi terbesar yang menciptakan lapangan kerja di Trenggalek berasal dari sektor industri, diikuti perdagangan dan pariwisata sebesar 11,6 persen.

Menurut Arifin, industri ini didominasi oleh pengolahan produk pertanian dan perikanan skala mikro hingga menengah.

“Ekonominya harus bisa tumbuh merata,” katanya.

Komisioner KPU Trenggalek, Imam Nur Hadi, mengatakan debat hanya digelar sekali karena keterbatasan anggaran dan hasil musyawarah dengan tim pemenangan.

“Pertimbangan lain adalah jumlah paslon yang hanya satu pasang saja,” jelasnya.

 

Berita Terkait

Trenggalek Bersiap Penguatan Ekonomi hingga Ketahanan Pangan Usai Pidato Presiden
21 Raperda DPRD Trenggalek Dirombak, Waktu Pembahasan Tinggal Empat Bulan
72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan
Aliansi Center Datangi DPRD Trenggalek, Minta Aturan “Nyleneh” dalam Raperda Pilkades Direvisi
Rasio Belanja Pegawai dan Pembangunan Jomplang, KUA PPAS Trenggalek 2027 Ditunda
Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo
Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot
Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Trenggalek Bersiap Penguatan Ekonomi hingga Ketahanan Pangan Usai Pidato Presiden

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:07 WIB

21 Raperda DPRD Trenggalek Dirombak, Waktu Pembahasan Tinggal Empat Bulan

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:02 WIB

72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:06 WIB

Aliansi Center Datangi DPRD Trenggalek, Minta Aturan “Nyleneh” dalam Raperda Pilkades Direvisi

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:09 WIB

Rasio Belanja Pegawai dan Pembangunan Jomplang, KUA PPAS Trenggalek 2027 Ditunda

Berita Terbaru