Komisi I DPRD Trenggalek Soroti Belanja Kominfo yang Dinilai Belum Berbasis Data

Senin, 10 November 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat kerja antara Komisi I DPRD Trenggalek dengan Kominfo Trenggalek, Senin (10/11/2025).

Suasana rapat kerja antara Komisi I DPRD Trenggalek dengan Kominfo Trenggalek, Senin (10/11/2025).

RagamWarta.com – Komisi I DPRD Trenggalek menyoroti pola penganggaran di Dinas Komunikasi dan Informatika atau disingkat Kominfo yang dinilai belum sepenuhnya berbasis data.

Komisi I DPRD Trenggalek menilai, setiap kegiatan dan pembelanjaan APBD atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah seharusnya disusun berdasarkan alasan dan data yang jelas agar tepat sasaran serta efisien.

Ketua Komisi I DPRD Trenggalek, Husni Tahir Hamid menegaskan bahwa pihaknya ingin mengubah pola lama dalam sistem penganggaran agar lebih transparan dan terukur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mau merubah suatu sistem bahwa segala sesuatu penganggaran itu harus didasari dengan suatu alasan dan data yang jelas,” ujar Husni usai rapat bersama Kominfo Trenggalek, Senin (10/11/2025).

Menurut Komisi I DPRD Trenggalek, selama ini perencanaan anggaran di Organisasi Perangkat Daerah atau OPD mitra masih bersifat administratif tanpa melihat tingkat efektivitas di lapangan.

“Kita sudah punya perencanaan dari RPJMD. Dengan data yang ada, tugas kita seharusnya mengelola dan memastikan anggaran digunakan sesuai tujuan yang sudah ditetapkan,” imbuhnya.

Husni juga mencontohkan, dalam kegiatan publikasi, setiap program harus memiliki ukuran manfaat yang bisa dilihat secara nyata.

“Kalau membuat konten, jangan sampai cuma untuk OPD itu sendiri. Tapi harus berdampak langsung di lapangan, seperti promosi lewat surat kabar yang benar-benar bermanfaat,” jelasnya.

Dari laporan Kominfo, total anggaran tahun ini mencapai sekitar Rp11 miliar, dengan Rp1,1 miliar dialokasikan khusus untuk kegiatan publikasi. Namun, DPRD belum melihat adanya kejelasan dasar perhitungan.

“Kami belum bisa pastikan apakah angka ini muncul dari  data atau cuma karena di atas meja. Itu yang kami koreksi,” tegas Husni.

Ia juga menambahkan bahwa, Komisi I DPRD Trenggalek meminta agar Kominfo mulai membangun sistem kerja berbasis data dan evaluasi manfaat.

“Itu harus dimulai dari data dulu. Data yang ada dikelola untuk mencapai tujuan, baru bisa kita ukur hasilnya,” pungkas politisi yang berangkat dari Partai Partai Hati Nurani Rakyat atau disingkat Partai Hanura.

 

Berita Terkait

Kinerja Satgas MBG Trenggalek Dikuliti PMII, DPRD Minta Pengawasan Diperketat
DPRD Janji Bakal Kawal 3 Tuntutan Mitra MBG Trenggalek
DPRD Trenggalek Finalisasi Perda Madin, Lebih Banyak Lembaga Bakal Terfasilitasi
DPRD Trenggalek Terima Nota Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Target Rampung Dua Pekan
Bahas Raperda Telekomunikasi Trenggalek, DPRD Bidik Sumber PAD Baru
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Siap Bahas, Jadi Dasar Perubahan Anggaran 2026
Perda Pilkades Trenggalek Ditarget Selesai Agustus, Tahapan Pemilihan Siap Dimulai
Perda Madrasah Diniyah Nonformal Trenggalek Disiapkan, Madin di Masjid hingga Rumah Bakal Terfasilitasi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:05 WIB

Kinerja Satgas MBG Trenggalek Dikuliti PMII, DPRD Minta Pengawasan Diperketat

Senin, 22 Juni 2026 - 18:07 WIB

DPRD Janji Bakal Kawal 3 Tuntutan Mitra MBG Trenggalek

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:02 WIB

DPRD Trenggalek Finalisasi Perda Madin, Lebih Banyak Lembaga Bakal Terfasilitasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:18 WIB

DPRD Trenggalek Terima Nota Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Target Rampung Dua Pekan

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:09 WIB

Bahas Raperda Telekomunikasi Trenggalek, DPRD Bidik Sumber PAD Baru

Berita Terbaru