Gelar Pameran Keris, Disparbud Trenggalek Fokus Pada Edukasi Ilmiah

Selasa, 26 November 2019 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRENGGALEK, RagamWarta.co.id – Pameran keris nasional dan krida budaya yang diselenggarakan pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan selama tiga hari suskses digelar. Pameran tersebut diikuti puluhan paguyuban seluruh nusantara bertempat di pendopo manggala praja nugraha Trenggalek.

Selain kegiatan seminar, bursa serta pameran keris kegiatan kali ini juga fokus kearah edukasi. Seperti dilaksanakanannya mewarnai keris untuk peserta dari siswa siswi PAUD, TK dan SD serta diklat khusus kepada ratusan pelajar tingkat SMP dan SMA. Dengan adanya edukasi kali ini, pemerintah terkait ingin melestarikan, menjaga serta memperkenalkan budaya nusantara kepada para kaum milenial.

Surjono sekertaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek menjelaskan pelaksanaan kegiatan ini berlangsung tiga hari, fokus pameran keris nasional kali ini memang ke arah edukasi. Seperti pelaksanaan mewarnai keris untuk anak PAUD, TK dan SD serta diklat khusus kepada anak SMP dan SMA sekitar 100 lebih siswa. Selain itu juga ada seminar keris, bursa keris, pameran keris dan pameran satu desa satu keris.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam proses pengusulan ditetapkannya tanggal 25 Nopember sebagai hari keris nasional, semoga keris ini bisa mempersatukan seluruh masyarakat mulai dari suku hingga agama,” harapnya, Selasa (26/11/2019)

Surjono juga menambahkan, dengan melestarikan budaya keris sebagai pemersatu bangsa maka Dinas sendiri mengarahkan kaum milenial untuk mengenal keris. Pastinya demi menjaga budaya leluhur pemerintah akan terus mendukung sepenuhnya.

Ditempat yang sama Mamba Udin Safi’i selaku Ketua Panji Patrem Trenggalek dan Wakil bendahara Umum senapati Nusantara menerangkan pelaksanaan kali ini diikuti oleh seluruh paguyuban nusantara mulai dari lokal hingga luar jawa. Terkait budaya tosan aji, seluruh komunitas tosan aji akan terus mendorong pemerintah agar segera metetapkan tanggal 25 november sebagai hari keris nasional.

“Jika sudah ditetapkan kami optimis bahwa akan sangat dahsyat sekali efeknya, bahkan akan menjadi simbol atau identitas bangsa secara resmi dan seluruh bangsa indonesia akan bangga berkeris secara nasional,” terang Kang Mamba sapaan akrabnya

Menurut Kang Mamba, alasan mendorong segera ditetapkannya hari keris nasional karena keris sendiri sudah diakui oleh unesco pada tahun 2005 tepatnya tanggal 25 november. Maka komunitas tosan aji dari berbagai nusantara juga mengajukan serta berharap tanggal 25 november sebagai ujung tombak yakni hari keris nasional.

Berita Terkait

Pendaftar Sekolah Rakyat Trenggalek untuk Jenjang SMP sudah Lampaui Kuota
Jemaah Haji Trenggalek yang Wafat di Tanah Suci Jadi 3 Orang
Sebelas Atlet Judo Trenggalek Siap Tampil di Kejuaraan Internasional
Tarif Bus di Trenggalek Masih Rp8 Ribu, Sebagian Penumpang Mengaku Bayar Rp10 Ribu
Harga Bawang Putih di Trenggalek Tembus Rp36 Ribu per Kilogram, Warga Mulai Kurangi Belanja
Pasokan MinyaKita di Trenggalek Aman, Diskomidag Salurkan 1.500 Liter ke Pasar Basah
Jemaah Haji Trenggalek yang Meninggal di Tanah Suci Bertambah Jadi Dua
Tilang Manual Operasi Patuh Semeru 2026 Tetap Diberlakukan di Trenggalek

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:03 WIB

Pendaftar Sekolah Rakyat Trenggalek untuk Jenjang SMP sudah Lampaui Kuota

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:02 WIB

Jemaah Haji Trenggalek yang Wafat di Tanah Suci Jadi 3 Orang

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:07 WIB

Sebelas Atlet Judo Trenggalek Siap Tampil di Kejuaraan Internasional

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:02 WIB

Tarif Bus di Trenggalek Masih Rp8 Ribu, Sebagian Penumpang Mengaku Bayar Rp10 Ribu

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:14 WIB

Harga Bawang Putih di Trenggalek Tembus Rp36 Ribu per Kilogram, Warga Mulai Kurangi Belanja

Berita Terbaru