Ganti Rugi atau Ganti Untung, Warga Emoh Appraisal 175 ribu/meter

Selasa, 8 September 2020 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRENGGALEK, RagamWarta – Puluhan warga Kecamatan Bendungan kabupaten Trenggalek yang terdampak Program Strategis Nasional atau PSN pembangunan Bendungan Bagong menggelar aksi damai di depan Kantor Pertanahan atau ART/BPN Kabupaten Trenggalek.

Ada dua Desa di Kecamatan Bendungan yang terdampak yakni Desa Sumurup dan Desa Sengon yang meminta ganti rugi yang layak atas tanah-tanah mereka untuk dijadikan proyek Bendungan Bagong.

Baca juga : Inovasi Pariwisata Pemerintah Trenggalek di Tengah Pandemi Covid-19

Menurut informasi selain harga yang rendah juga ada beberapa uang yang hilang atau tidak sesuai dengan catatan jumlah yang ada. Imam Husni salah satu warga terdampak megaproyek Bendungan Bagong menyampaikan, harga awal apraisal yang telah diumumkan ada 57 bidang tanah.

Namun harga yang diberikan kepada warga untuk ganti rugi hanya sebesar 175 ribu/meter. Menurut Imam, harga tersebut sangat tidak layak jika dibandingkan dengan harga ganti rugi pada pembebasan lahan lainnya yang dihargai sekitar 400 ribu/meter.

Baca juga : Trenggalek akan Terapkan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Yang Masuk Zona Hijau dan Kuning

Ditambahkan imam, warga mempertanyakan uang sisa sebesar 170 juta. Dimana dari penilaian harga total bangunan rumah induk sudah ada harga sekitar Rp 459 juta namun ada tulisan lagi 439 juta. Karena dari data, harga yang dimasukkan adalah sebesar 557 juta.

Berita Terkait

Malam Tahun Baru Masehi Bertepatan dengan Malam 1 Rajab: Kesempatan Tingkatkan Ibadah
Awas Rem Blong! Berikut Teknik Mengemudi Motor Matic di Pegunungan Trenggalek
Kontaminasi Mikroplastik Intai Kesehatan Bayi, Dinkes Trenggalek Ingatkan Orang Tua Tetap Waspada
Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Asal Usulnya
Potret Harta Kekayaan Pimpinan DPRD Trenggalek: Dari Tanah hingga Kendaraan Mewah
Jumlah Kendaraan di Trenggalek Terus Bertambah, Emisi Karbon Meningkat?
Panen Raya Cengkeh di Trenggalek Picu Turunnya Harga Cengkeh di Pasaran
Produksi Padi Trenggalek Meningkat, SR I Hasilkan 84 Ribu Ton

Berita Terkait

Selasa, 31 Desember 2024 - 22:08 WIB

Malam Tahun Baru Masehi Bertepatan dengan Malam 1 Rajab: Kesempatan Tingkatkan Ibadah

Jumat, 27 Desember 2024 - 19:03 WIB

Awas Rem Blong! Berikut Teknik Mengemudi Motor Matic di Pegunungan Trenggalek

Rabu, 4 Desember 2024 - 14:44 WIB

Kontaminasi Mikroplastik Intai Kesehatan Bayi, Dinkes Trenggalek Ingatkan Orang Tua Tetap Waspada

Senin, 28 Oktober 2024 - 12:11 WIB

Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Asal Usulnya

Selasa, 8 Oktober 2024 - 20:11 WIB

Potret Harta Kekayaan Pimpinan DPRD Trenggalek: Dari Tanah hingga Kendaraan Mewah

Berita Terbaru