TRENGGALEK – Pemerintah Daerah didukung Dinas Perikanan Provinsi Jawa Timur akan segera membahas pengawasan serta pengendalian jumlah nelayan dan perahu di pesisir Kabupaten Trenggalek.
Hal itu sebagai antisipasi agar tidak terjadi permasalahan yang sama seperti di pesisir pantai utara atau Pantura, tentu dengan mempertimbangkan masih alaminya ekosistem laut di pantai selatan.
Baca juga : Kabid Perikanan Tangkap KDP Jatim : Kompresor Dilarang, Adapun Boleh Harus Penuhi Persyaratan
Hal itu disampaikan Ramelan selaku PLT Asisten II Pemkab Trenggalek, pihaknya mengatakan, terkait keluhan nelayan yang saat ini mengalami penurunan hasil tangkapan ikan disebabkan akibat hilangnya keseimbangan.
Tidak seimbangnya antara lebih banyak pertumbuhan jumlah nelayan dibandingkan pertumbuhan jumlah ikan yang ada. Sehingga itu harus segera di buat kebijakan.
Baca juga : Terus Memanas, Begini Tanggapan Nelayan Kompresor Hadapi Tuntutan Nelayan Pancing Ulur
Ditambahkannya, dengan mengendalikan itu semua, pesisir selatan diharapkan tidak akan seperti Pantura. Maka akan dengan tegas menghentikan agar tidak ada lagi penambahan nelayan dan perahu atau kapal.
Pengawasan dan pengendalian ini sebagai upaya menyelamatkan ekosistem. Tentu dengan kolaborasi antara Dinas Perikanan Trenggalek dan Dinas Perikanan Provinsi.






