Novita Hardini Ajak Santri Jadi Agen Perubahan Stop Pernikahan Dini

Selasa, 24 Oktober 2023 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Novita Hardini yang notabenenya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Pemkab Trenggalek menghadiri kegiatan sosialisasi di Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek.

Saat Novita Hardini yang notabenenya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Pemkab Trenggalek menghadiri kegiatan sosialisasi di Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek.

RagamWarta.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini mendorong santri jadi agen perubahan. Agen perubahan yang dimaksud Novita dalam hal ini adalah menghindari menikah dini.

Dalam sosialisasi di Kecamatan Dongko, Founder UPRINTIS Indonesia itu mendorong santri dan Gen C (generasi yang terkoneksi internet) menjadi agent of change. Yakni pelopor bagi teman sebaya untuk menghindari menikah usia anak.

“Harapan sebenarnya sederhana, santri itu tahu kenapa sosialisasi ini harus diadakan. Kenapa pernikahan usia anak itu membahayakan. Sehingga mereka itu tahu alasannya itu apa,” kata Novita Hardini, Selasa (24/10/2023).

Harapan selanjutnya santri bisa menjadi agen pelopor teman teman sebaya tentang bahayanya menikah diusia muda. Menurut Novita, kesadaran akan pentingnya pengetahuan yang cukup dalam membangun keluarga dimana depan.

“Fakusnya adalah masyarakat Gen C dari pondok pesantren.  Kita harus berani untuk membedah cakrawala pikiran kita bahwa usia matang untuk menikah itu sangat penting bagi kehidupan mereka di masa depannya,” imbuh Novita.

Bahkan tidak cukup usai matang, ditambahkan Novita faktor kemapanan ekonomi juga harus di rancang sejak para santri menginjak remaja. Dan terakhir kematangan mental juga harus dipertimbangkan.

“Oleh karena itu, kami mengajak santri-santriwan untuk sibuk berwira usaha, beraktivitas positif, berdakwah melalui sosial media sehingga mereka tidak terpikirkan menikah muda,” tutup istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin itu.

Berita Terkait

Malam Tahun Baru Masehi Bertepatan dengan Malam 1 Rajab: Kesempatan Tingkatkan Ibadah
Awas Rem Blong! Berikut Teknik Mengemudi Motor Matic di Pegunungan Trenggalek
Kontaminasi Mikroplastik Intai Kesehatan Bayi, Dinkes Trenggalek Ingatkan Orang Tua Tetap Waspada
Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Asal Usulnya
Potret Harta Kekayaan Pimpinan DPRD Trenggalek: Dari Tanah hingga Kendaraan Mewah
Jumlah Kendaraan di Trenggalek Terus Bertambah, Emisi Karbon Meningkat?
Panen Raya Cengkeh di Trenggalek Picu Turunnya Harga Cengkeh di Pasaran
Produksi Padi Trenggalek Meningkat, SR I Hasilkan 84 Ribu Ton

Berita Terkait

Selasa, 31 Desember 2024 - 22:08 WIB

Malam Tahun Baru Masehi Bertepatan dengan Malam 1 Rajab: Kesempatan Tingkatkan Ibadah

Jumat, 27 Desember 2024 - 19:03 WIB

Awas Rem Blong! Berikut Teknik Mengemudi Motor Matic di Pegunungan Trenggalek

Rabu, 4 Desember 2024 - 14:44 WIB

Kontaminasi Mikroplastik Intai Kesehatan Bayi, Dinkes Trenggalek Ingatkan Orang Tua Tetap Waspada

Senin, 28 Oktober 2024 - 12:11 WIB

Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Asal Usulnya

Selasa, 8 Oktober 2024 - 20:11 WIB

Potret Harta Kekayaan Pimpinan DPRD Trenggalek: Dari Tanah hingga Kendaraan Mewah

Berita Terbaru