Jembatan Guyangan diresmikan, Bupati Trenggalek : Untuk Akses Penghubung 3 Desa

Rabu, 8 November 2023 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin resmikan jembatan Guyangan. Jembatan yang menghubungkan 3 Desa sekaligus, yakni desa Gondang, Desa Winong, dan Desa Banaran, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin resmikan jembatan Guyangan. Jembatan yang menghubungkan 3 Desa sekaligus, yakni desa Gondang, Desa Winong, dan Desa Banaran, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

RagamWarta.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin resmikan jembatan Guyangan yang ada di Desa Gondang Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Tidak hanya itu, Arifin disana juga resmikan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R).

Dijelaskan Bupati Trenggalek, jembatan Guyangan berada di persimpangan 3 desa. Yang pertama desa Gondang, kedua Desa Winong, dan ketiganya Desa Banaran. Oleh karena itu jembatan ini sangat dibutuhkan banyak masyarakat.

“Alhamdulillah tahun 2023 ini pembangunan jembatan bisa kita selesaikan. Sebenarnya perbaikan jembatan ini sudah lama diajukan. Namun karena keterbatasan fiskal pemerintah daerah sebelumnya jadi baru bisa dikerjakan tahun ini,” jelasnya, Rabu (8/11/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arifin juga menjelaskan bahwa desain jembatan Guyangan sengaja di buat tanpa penyangga. Keputusan ini diambil untuk menghindari penumpukan sampah pada tiang penyangga jembatan saat musim penghujan.

“Jembatan ini dideain tidak ada tiangnya. Dengan panjang jembatan yang mencapai 45 meter, jembatan Guyangan menelan anggaran kurang lebih 5 miliar. Jembatan Guyangan merupakan salah satu project yang dibiayai oleh PT SMI,” jelasnya.

Selain meresmikan jembatan, Arifin juga meresmikan TPS 3R yang tidak jauh dari jembatan Guyangan. Pihaknya berharap dengan adanya TPS 3R di tempat itu, bisa mengatasi permasalah sampah Kecamatan Tugu.

“Jadi nanti akan ada perempuan hijau yang akan mengolah sampah jadi berkah. Seperti mengolah limbah budidaya ikan yang dimiliki warga sekitar agar bisa dimanfaatkan untuk hal yang lain seperti pupuk dan sebagainya,” ungkapnya.

Nantinya setiap beberapa bulan sekali bakal ada pemeriksaan. Dimana dari upaya daur ulang pasti ada residu sampah yang tidak bisa diolah. Untuk menyikapi hal tersebut, Arifin nantinya bakal dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

“Semua ini kita lakukan untuk meraih cita-cita untuk Trenggalek tahun 2030 sampai 2045 nanti akan terwujud kota dengan 0% sampah atau 0% polusi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu
Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul
Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi
Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:02 WIB

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:07 WIB

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan

Berita Terbaru