Jalan Utama di Kecamatan Bendungan Trenggalek Tertutup Longsor, Alat Berat Dikerahkan

Sabtu, 20 April 2024 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat Berat singkirkan material longsor di Km 15 Jalan Trenggalek-Bendungan, Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan.

Alat Berat singkirkan material longsor di Km 15 Jalan Trenggalek-Bendungan, Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan.

RagamWarta.com – Selain dilanda bencana banjir, Trenggalek juga diterpa bencana tanah longsor pada Kamis, (18/4/2024) kemarin. Salah satunya terjadi di wilayah Kecamatan Bendungan.

Parahnya, peristiwa tanah longsor kali ini mengakibatkan tertutupnya jalur di wilayah tersebut. Sehingga akses masyarakat sekitar jadi terganggu akibat tanah longsor.

Dijelaskan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek St Triadi Atmono bahwa longsor terjadi tepatnya di Km 15 Jalan Trenggalek-Bendungan, Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tanah longsor ini diakibatkan tingginya curah hujan di Bendungan pada Kamis (18/4). Hal ini menyebabkan jalur tersebut lumpuh total dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan,” ungkap Triadi, Sabtu (20/4/2024).

Bahkan hingga hari Sabtu (20/4) pukul 12.00 jalur tersebut masih belum dapat dilalui. Akibatnya, pengendara untuk sementara dialihkan melalui jalur alternatif.

“Di Kecamatan Bendungan ini ada 4 titik. Adapun keempat titik tersebut yang paling besar berada di titik kedua. Di titik kedua membutuhkan bantuan alat berat,” ujar Triadi.

Diperlukan alat berat untuk melakukan pembersihan material longsor. Pasalnya dari keempat titik longsor, titik kedua yang paling parah. Bahkan pihaknya melibatkan alat berat yang digunakan dalam pembangunan Bendungan Bagong

“Alat berat dari pengerjaan bendungan bagong diperbantukan untuk ikut membersihkan longsor,” tambah Triadi.

Sementara itu, dampak yang terjadi pada titik kedua ini memiliki panjang hingga 25 meter dengan ketinggian tebing 15 meter dan panjang 8 meter.

Berita Terkait

Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu
Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul
Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi
Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:02 WIB

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:07 WIB

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan

Berita Terbaru