RagamWarta.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin sampaikan jawaban terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD dalam rapat Paripurna di Graha Paripurna Gedung DPRD Trenggalek. Senin (3/6/2023).
Dijelaskan Wakil ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi bahwa Rapat Paripurna kali ini merupakan rapat lanjutan guna pembahasan terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sebelumnya.
“Hari ini rapat paripurna penyampaian jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi tentang Laporan Pertanggungjawaban APBD tahun 2023, dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045,” ungkap Doding.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Doding menjelaskan beberapa masukan yang kemarin disampaikan DPRD pada pandangan umum. Yakni terdapat poin mengenai pendataan BPJS yang perlu diperhatikan untuk kedepannya diperbaiki.
“Untuk pandangan umum fraksi terhadap Pertanggungjawaban APBD kemarin itu salah satunya adalah data BPJS orang yang sudah meninggal dan hari ini sudah dijawab oleh Bupati,” papar Doding.
Sementara Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyampaikan bahwa penyampaian jawaban Raperda Pertanggungjawaban APBD tahun 2023 dan Raperda RPJPD tahun 2025-2045 sudah dijawab dalam rapat paripurna.
“Mami telah menjawab seluruh pandangan fraksi dan kami bisa sampaikan bahwa di tahun 2023 pertumbuhan APBD kita positif. Khususnya di belanja modal yang kelihatan lebih dari tahun-tahun sebelumnya,” ucap Arifin.
Arifin juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Trenggalek punya potensi hutan 50 persen lebih dari peta kawasan, dan punya pesisir yang cukup luas yang bisa diharapkan mendorong target sampai 2045.
“Target di tahun 2045 kita bisa net zero carbon. Meskipun sebenarnya kalau dihitung kita sudah Foil Net Sink keadaan ketika sektor lahan dan hutan menyerap lebih banyak karbon daripada yang dilepaskannya di tahun ini,” terangnya.
Selanjutnya ia juga menjelaskan perhitungan investasi yang mana Perda tentang kemudahan investasi di Trenggalek sudah disahkan. Dengan begitu kedepan investasinya bisa lebih meningkat.
“Terimakasih sudah memparipurnakan Perda kemudahan investasi. Kalau kita melihat investasi di Trenggalek tahun 2023 ini pecah rekor. Karena biasanya di angka Rp200 miliar, sekarang tembus Rp564 miliar,” papar Bupati Trenggalek.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipin ini dengan tumbuhnya investasi di Trenggalek, menurutnya bisa memacu ekonomi ke depan, dimulai dari petani di kawasan hutan.
“Kita juga sudah ada penanaman modal asing. Tetapi itu dalam rangka hilirisasi dan hilirisasinya dari sumberdaya alam tapi bukan sumberdaya alam yang destruktif atau merusak namun sumberdaya alamnya berupa Porang. Kita ingin juga meningkatkan derajat petani, khususnya dari petani di kawasan hutan,” tutupnya.






