RagamWarta.com – Masih banyaknya kios yang belum ditempati, Komisi II DPRD Trenggalek beserta jajaran terkait tinjau langsung kondisi Pasar Pon.
Dijelaskan Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto bahwa pihaknya mengajak seluruh elemen yang ada di Pasar Pon untuk mencari solusi agar rendahnya tingkat hunian pedagang di pasar ini segera teratasi.
“Kami memiliki 23 pasar yang tersebar di Trenggalek, tetapi hanya Pasar Pon yang kiosnya masih banyak yang belum ditempati. Kami ingin mencari solusi agar pasar ini ramai dan pedagang bisa segera menempati kios yang disediakan,” ujar Mugianto, Rabu (12/2/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk menunjang hal tersebut, Komisi II mengusulkan beberapa opsi yang kemungkinan bisa diterapkan oleh ke Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek
Salah satu solusi yang diusulkan adalah optimalisasi lantai dua gedung pasar dengan konsep food court, sehingga dapat menarik lebih banyak pengunjung.

“Di lantai dua bisa dibuat food court agar pengunjung yang datang ke Pasar Pon bisa mampir, bisa digunakan untuk tempat bersantai, bahkan mengadakan pertemuan,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Amanat Demokrat.
“Selain itu di bagian bawah, tepatnya di ujung timur akan kami konsep seperti Malioboro, dengan tempat duduk dan area cangkrukan bagi pedagang kaki lima serta warung kopi,” tambahnya.
Tidak hanya itu, area Pasar Pon bagian selatan juga akan dikembangkan agar terkoneksi dengan pusat jajanan serba ada (pujasera), sehingga menciptakan ekosistem pasar yang lebih hidup.
Untuk semakin meningkatkan daya tarik, DPRD juga mendorong diadakannya event bulanan di dalam Pasar Pon agar aktivitas ekonomi semakin menggeliat.
Sedangkan terkait dengan jam operasional, Komisi II DPRD Trenggalek menyarankan agar pedagang agar memaksimalkan jualannya hingga pukul 22.00 WIB, sehingga pasar tetap hidup hingga malam hari.
“Ini adalah PR kita bersama. Kami berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pedagang bisa menjadikan Pasar Pon lebih berkembang dan ramai dikunjungi,” tutup Mugianto.






