Novita Hardini Minta Kesejahteraan Kader Posyandu Diperhatikan

Minggu, 4 Mei 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Trenggalek masa bhakti 2025–2030, Novita Hardini saat mengikuti acara pengukuhan Tim Pembina Posyandu di Gedung Bawarasa, Sabtu (3/5/2025).

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Trenggalek masa bhakti 2025–2030, Novita Hardini saat mengikuti acara pengukuhan Tim Pembina Posyandu di Gedung Bawarasa, Sabtu (3/5/2025).

RagamWarta.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Trenggalek masa bhakti 2025–2030, Novita Hardini, menekankan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan kader Posyandu.

Hal tersebut disampaikan Novita Hardini saat mengikuti acara pengukuhan Tim Pembina Posyandu di Gedung Bawarasa, Sabtu (3/5/2025).

Novita menyebut, kader Posyandu memiliki peran vital dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di masyarakat.

Pasalnya mereka menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan primer di tingkat desa, mulai dari edukasi, pemantauan tumbuh kembang, hingga deteksi dini masalah kesehatan.

“Mereka ini para Kartini masa kini, yang tidak hanya semangat tapi juga mampu menjadi penggerak perubahan peradaban bangsa kita,” ujar Novita.

Menurutnya, pembangunan di sektor kesehatan tak akan berjalan optimal tanpa peran para kader di lapangan. Karena itu, ia menilai sudah sepatutnya pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan mereka.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin kukuhkan Tim Pembina Posyandu di Gedung Bawarasa, Sabtu (3/5/2025).

“Jangan hanya dibantu untuk sosialisasi ke bawah, tapi dipikirkan juga kesejahteraan kader-kader Posyandu. Kalau tidak dibantu oleh mereka, beberapa cita-cita Presiden pun rasanya sulit tercapai,” imbuhnya.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi VII DPR RI ini juga menyinggung pentingnya pelatihan yang berkelanjutan bagi para kader.

Pihaknya menilai, literasi kesehatan masyarakat masih menjadi tantangan, bahkan bagi mereka yang berada di lingkaran dekat pemerintahan.

“Pelatihan jangan cuma dua kali setahun. Kalau bisa, sebulan sekali. Karena kita saja kadang belum tentu paham bagaimana mengasuh anak yang benar, makanan sehat itu seperti apa, apalagi masyarakat,” jelasnya.

Dengan terbentuknya Tim Pembina Posyandu 2025–2030, Novita optimistis ekosistem kesehatan di tingkat desa akan semakin kuat. Ia juga menyampaikan optimismenya terhadap program-program pemerintah daerah di bidang kesehatan.

“Saya optimis dengan program dari Pak Bupati, ke depan akan terlihat hasilnya. Sekarang tinggal bagaimana kader-kader Posyandu bisa sejahtera, tidak hanya dalam peran sosialnya, tapi juga secara ekonomi,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

PAW DPRD Trenggalek, Komarudin Resmi Dilantik Gantikan Nur Efendi
Panjangnya Antrean Apotek RSUD dr. Soedomo Trenggalek Jadi Sorotan Komisi IV
Jalan Ngares Sengon Rusak, DPRD Trenggalek Kawal Janji PUPR
Dokter Spesialis Jantung Trenggalek Tangani 200 Pasien, DPRD Dorong Penambahan SDM
Resmi Pimpin KONI Trenggalek, Doding Rahmadi Langsung Rombak Sistem Pembinaan
Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos
Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:01 WIB

PAW DPRD Trenggalek, Komarudin Resmi Dilantik Gantikan Nur Efendi

Senin, 25 Mei 2026 - 19:01 WIB

Panjangnya Antrean Apotek RSUD dr. Soedomo Trenggalek Jadi Sorotan Komisi IV

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jalan Ngares Sengon Rusak, DPRD Trenggalek Kawal Janji PUPR

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:04 WIB

Dokter Spesialis Jantung Trenggalek Tangani 200 Pasien, DPRD Dorong Penambahan SDM

Kamis, 23 April 2026 - 16:10 WIB

Resmi Pimpin KONI Trenggalek, Doding Rahmadi Langsung Rombak Sistem Pembinaan

Berita Terbaru