Ekosistem Laut Pulih, MUFON Jadi Wadah Edukasi dan Wisata Konservasi Trenggalek

Selasa, 24 Juni 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Trenggalek Edy Soepriyanto beserta istrinya tengah asik menyusun terumbu karang. (Foto: Abi K)

Sekda Trenggalek Edy Soepriyanto beserta istrinya tengah asik menyusun terumbu karang. (Foto: Abi K)

RagamWarta.com – Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, kembali menggelar Mutiara Underwater Festival and Conservation (MUFON) di kawasan Pantai Mutiara.

Agenda tahunan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian ekosistem bawah laut sekaligus mengembangkan potensi wisata bahari yang berkelanjutan.

Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, MUFON berhasil mengumpulkan donasi lebih dari seribu unit terumbu karang. Seluruhnya telah ditanam di kawasan konservasi Terumbu Karang Tresno, yang berada di sekitar Pantai Mutiara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah yang donasi semakin banyak. Ini tandanya sudah banyak masyarakat yang sadar pentingnya konservasi terumbu karang,” ucap Edy Soepriyanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Selasa (24/6/2025).

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Dinas Perikanan Trenggalek, Cusi Kurniawati yang saat itu juga berada di lokasi kegiatan. Pihaknya mengaku senang saat mengetahui terumbu karang sudah mulai tumbuh.

“Terumbu karang yang dulu ditanam kini mulai tumbuh dengan baik dan menjadi habitat berbagai biota laut. Ini menunjukkan upaya kita mulai membuahkan hasil,” terang Cusi.

Terumbu karang yang dulunya ditenggelamkan di kawasan Pantai Mutiara, kini sudah mulai dipenuhi biota laut.

Menurut Cusi, kegiatan MUFON tidak hanya berdampak positif terhadap ekosistem laut, tetapi juga memberi nilai tambah secara edukatif dan promosi wisata bawah laut Trenggalek.

Perlu diketahui, luas kawasan konservasi terumbu karang di Pantai Mutiara Trenggalek saat ini mencapai tiga hektare.

Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus memperluas cakupan konservasi dengan menggandeng berbagai komunitas lingkungan dan melibatkan ratusan relawan dalam setiap aksinya.

Berita Terkait

Kinerja Satgas MBG Trenggalek Dikuliti PMII, DPRD Minta Pengawasan Diperketat
DPRD Janji Bakal Kawal 3 Tuntutan Mitra MBG Trenggalek
DPRD Trenggalek Finalisasi Perda Madin, Lebih Banyak Lembaga Bakal Terfasilitasi
DPRD Trenggalek Terima Nota Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Target Rampung Dua Pekan
Bahas Raperda Telekomunikasi Trenggalek, DPRD Bidik Sumber PAD Baru
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Siap Bahas, Jadi Dasar Perubahan Anggaran 2026
Perda Pilkades Trenggalek Ditarget Selesai Agustus, Tahapan Pemilihan Siap Dimulai
Perda Madrasah Diniyah Nonformal Trenggalek Disiapkan, Madin di Masjid hingga Rumah Bakal Terfasilitasi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:05 WIB

Kinerja Satgas MBG Trenggalek Dikuliti PMII, DPRD Minta Pengawasan Diperketat

Senin, 22 Juni 2026 - 18:07 WIB

DPRD Janji Bakal Kawal 3 Tuntutan Mitra MBG Trenggalek

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:02 WIB

DPRD Trenggalek Finalisasi Perda Madin, Lebih Banyak Lembaga Bakal Terfasilitasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:18 WIB

DPRD Trenggalek Terima Nota Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Target Rampung Dua Pekan

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:09 WIB

Bahas Raperda Telekomunikasi Trenggalek, DPRD Bidik Sumber PAD Baru

Berita Terbaru

Plt Kepala MIN 1 Trenggalek, Sanusi usai ikuti hearing di kantor DPRD Trenggalek, Rabu (15/7/2026).

Berita

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB

Suasana hearing antara antara wali murid MIN 1 Trenggalek dengan pihak sekolah di gedung DPRD Trenggalek.

Parlemen

Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB