Politisi PDI Perjuangan Ponorogo Peduli, Cegah Penyebaran DBD

Jumat, 31 Januari 2020 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONOROGO, RagamWarta.co.id – Sejumlah wilayah Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo mulai terdapat wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Bahkan kejadian tersebut membuat kekhawatiran serta keprihatinan banyak pihak.

Bukan hanya dari Dinas Kesehatan Kabupaten yang melakukan fogging, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Ponorogo Teguh Pujianto bersama Politisi PDIP Ponorogo Bunda Rita sapaan akrab Lysdiarita juga langsung merespon mewabahnya DBD melalui gerakan fogging gratis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam upaya pencegahan ini, Teguh Pujianto menjelaskan bahwa penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes aegypti ini menyerang tidak pandang bulu dengan tidak mengenal usia. Sehingga pemerintah dan masyarakat harus waspada dan siap untuk mengantisipasinya.

Baca juga : DPRD Trenggalek Terima Kunker DPRD Kota Malang

“Mari bersama untuk mencegah mewabahnya penyakit DBD ini,” beber Teguh Pujianto, Jumat (31/1/2020) pagi disela-sela fogging gratis.

Mantan Anggota BPD Desa Kalisat Kecamatan Bungkal yang juga merupakan politisi PDI Perjuangan tersebut juga mendorong agar pemerintah melakukan langkah-langkah antisipasi dengan melakukan fogging ke rumah-rumah warga.

“Jangan menunggu ada korban baru dilakukan fogging,” pinta Teguh selaku Legislator Dapil Ponorogo IV (Kecamatan Bungkal, Sambit, Ngrayun dan Slahung) ini.

Dalam pencegahannya Teguh juga rutin mengajak masyarakat melakukan gotong royong menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Fogging yang dilakukan kali ini untuk membantu masyarakat agar terhindar dari DBD dan salah satu langkah awal guna memberantas nyamuk Aedes aegypti.

Baca juga : Tahun 2020 UMK Trenggalek Bakal Naik 150 Ribu

Sebenarnya fogging saja tidak menyelesaikan masalah, jadi perlu dipahami fogging belumlah cukup efektif tanpa dibarengi dengan perilaku hidup sehat. Maka warga masyarakat harus ikut andil dalam mendukung pencegahan berkembangnya nyamuk.

“Dengan mengubur barang bekas, yang bisa menampung air sebagai sarana berkembangnya nyamuk. Menutup tempat tampungan air serta menaburi tampungan air dengan bubuk abate bisa mencegah wabah DBD,” tandasnya. 

Berita Terkait

Kapolres Trenggalek Baru, AKBP Rizky Resmi Pimpin Polres Trenggalek
Pemuda Trenggalek Juara Magic Chess Internasional, Kalahkan Filipina, hingga Vietnam
Kondisi Bayi yang Ditemukan di Desa Banaran Sehat, RSUD Lakukan Observasi 3 Hari
Kebakaran Hutan di Trenggalek Capai 10,5 Hektare, BPBD Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Trenggalek Tak Hanya Soal Ekonomi
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Trenggalek Capai 92 Persen, Siap Ditempati 31 Juli
MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite
SDN 3 Karangturi Belum Dapat Siswa Baru, Disdik Trenggalek Ungkap Penyebabnya
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:37 WIB

Kapolres Trenggalek Baru, AKBP Rizky Resmi Pimpin Polres Trenggalek

Senin, 27 Juli 2026 - 18:23 WIB

Kondisi Bayi yang Ditemukan di Desa Banaran Sehat, RSUD Lakukan Observasi 3 Hari

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kebakaran Hutan di Trenggalek Capai 10,5 Hektare, BPBD Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:04 WIB

Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Trenggalek Tak Hanya Soal Ekonomi

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:17 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Trenggalek Capai 92 Persen, Siap Ditempati 31 Juli

Berita Terbaru