RagamWarta.com – Komisi IV DPRD Trenggalek soroti pentingnya penguatan pendidikan karakter dan pelestarian bahasa daerah di sekolah. Isu tersebut mengemuka dalam rapat kerja bersama Dinas Pendidikan pada Jumat (8/8/2025).
Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarodin mengatakan bahwa penanaman nilai kebangsaan harus dimulai sejak dini. Salah satu usulan yang dibahas yakni pemutaran lagu-lagu kebangsaan sebelum jam pelajaran di seluruh sekolah.
“Ini untuk membangun kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia pada anak-anak. Sebelum masuk kelas, mereka sudah mendapatkan sentuhan semangat kebangsaan,” ujarnya.
Selain itu, ia mendorong setiap SMP negeri maupun swasta memiliki grup paduan suara khusus untuk membawakan lagu kebangsaan. Menurutnya, langkah ini dapat meningkatkan semangat nasionalisme sekaligus membentuk kebiasaan positif di sekolah.
Sukarodin juga menyoroti minimnya guru muatan lokal Bahasa Jawa di sejumlah sekolah. Sukarodin menilai kondisi ini memprihatinkan karena bahasa daerah adalah bagian penting identitas budaya.
Untuk mengatasi hal tersebut, ia mengusulkan alokasi anggaran guna menggelar workshop bagi guru pengampu mata pelajaran Bahasa Jawa, agar memiliki kemampuan memadai dalam mengajarkannya kepada siswa.
Dalam rapat tersebut, turut dibahas program pendampingan Madrasah Diniyah (Madin). Sukarodin mendorong agar bantuan yang selama ini diberikan selama tiga bulan diperpanjang menjadi lima bulan, bahkan idealnya satu tahun penuh pada APBD 2026 mendatang.
“Yang terpenting sekarang adalah program masuk terlebih dahulu di KUA-PPAS. Saat pembahasan APBD, angkanya bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Jangan sampai program penting hilang karena tidak dimasukkan sejak awal,” pungkasnya. (Adv)






