Perda Madrasah Diniyah Nonformal Trenggalek Disiapkan, Madin di Masjid hingga Rumah Bakal Terfasilitasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat kerja Pansus III DPRD Trenggalek dalam rangka membahas Raperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pondok Pesantren dan Madrasah, Kamis (4/6/2026).

Suasana rapat kerja Pansus III DPRD Trenggalek dalam rangka membahas Raperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pondok Pesantren dan Madrasah, Kamis (4/6/2026).

RagamWarta.com – Perda Madrasah Diniyah Nonformal Trenggalek tengah disiapkan DPRD Trenggalek untuk memperluas fasilitasi bagi lembaga pendidikan keagamaan yang selama ini belum terjangkau program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Madin.

Pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tersebut telah memasuki tahapan lanjutan setelah DPRD menggelar rapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Regulasi ini diharapkan menjadi payung hukum bagi pemerintah daerah untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan keagamaan Islam nonformal di berbagai tempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Trenggalek Sukarodin menjelaskan bahwa selama ini masih banyak Madrasah Diniyah Nonformal yang belum dapat mengakses Bosda Madin karena terbentur sejumlah persyaratan administrasi dan teknis.

“Hari ini kami mengundang seluruh OPD yang terkait dengan Raperda tentang fasilitasi penyelenggaraan pondok pesantren dan pendidikan madrasah nonformal. Alhamdulillah pembahasan sudah selesai dan akan menginjak tahapan berikutnya,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Perluas Jangkauan Fasilitasi untuk Madin

DPRD Trenggalek sejak awal memiliki keinginan agar keberadaan Madrasah Diniyah Nonformal yang belum terakomodasi dalam skema Bosda Madin tetap bisa mendapatkan perhatian pemerintah daerah.

Ia menuturkan, program Bosda Madin selama ini memiliki sejumlah persyaratan, mulai batas usia santri, jumlah santri, jumlah guru, hingga ketentuan administratif lainnya. Akibatnya, tidak semua lembaga pendidikan keagamaan dapat memenuhi syarat tersebut.

“Dengan adanya perda ini nanti pemerintah daerah bisa memfasilitasi dengan dasar perda dimaksud. Karena di Bosda Madin itu persyaratannya memang cukup banyak, ada batasan usia santri, jumlah santri, jumlah guru dan lain sebagainya,” katanya.

Berbeda dengan Bosda Madin, Raperda yang tengah dibahas itu tidak secara spesifik mensyaratkan jumlah santri maupun lokasi penyelenggaraan pendidikan.

Menurutnya, kegiatan pendidikan keagamaan yang dilaksanakan di masjid, musala, surau, bahkan rumah sekalipun tetap berpotensi mendapatkan fasilitasi selama memiliki tujuan untuk memberikan pendidikan agama kepada masyarakat.

“Di perda ini tidak menyebutkan jumlah santri dan juga tidak menyebutkan tempatnya harus di mana. Bisa di masjid, musala, surau, rumah, atau tempat lainnya. Yang penting ikut mencerdaskan anak-anak kita dalam urusan keagamaan Islam,” jelas Sukarodin.

Berita Terkait

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat
Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup
Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian
Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa
Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD
Tunggakan Biaya Rumah Sakit Rosmini Berpeluang Dibebaskan
Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes
PAPBD 2026 Trenggalek Resmi Jadi Perda, Belanja Modal Naik

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:11 WIB

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat

Rabu, 30 September 2026 - 20:06 WIB

Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup

Kamis, 24 September 2026 - 15:05 WIB

Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian

Selasa, 15 September 2026 - 20:09 WIB

Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa

Selasa, 15 September 2026 - 18:03 WIB

Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD

Berita Terbaru