RagamWarta – Bantu nasib 45 guru honorer K2, Komisi I DPRD Trenggalek meminta Badan Kepegawaian Daerah memberikan bimbingan teknis terhadap peserta untuk persiapan tes P3K.
Menurutnya, bukan tentang intimidasi kepada panitia seleksi pusat, namun upaya tersebut untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tentang guru honorer.
Baca Juga : Undang Diskominfo, Komisi I DPRD Trenggalek Evaluasi Target Kerja OPD
Disampaikan Husni Tahir Hamid Ketua Komisi I DPRD Trenggalek bahwa bimbingan teknis tersebut berupa pembinaan bagaimana cara mengerjakan soal dengan baik.
Ditambahkan Husni, ini bukan bocoran soal atau penataan agar mereka lulus. Upaya ini agar mereka bisa lancar untuk tes P3K nanti.
Baca Juga : Gus Ipin : Pedagang Tidak Boleh Memperjualbelikan Kios Pasar Pon Trenggalek
Karena dalam aturan ada batasan, khusus P3K akan ada peluang untuk ikut hingga tiga kali. Sehingga kesempatan ini harus dimanfaatkan.






