Buntut Tragedi Kolam Renang, Komisi II DPRD Trenggalek Minta Audit Seluruh Pegawai Disparbud

Kamis, 8 Juni 2023 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat kerja antara Komisi II DPRD Trenggalek dengan Kepala Disparbud dan Inspektorat

Suasana rapat kerja antara Komisi II DPRD Trenggalek dengan Kepala Disparbud dan Inspektorat

RagamWarta.com – Tragedi tewas tenggelamnya tiga bocah di kolam renang Tirta Jwalita berbuntut panjang. Terlebih kolam renang Tirta Jwalita dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek.

Menindaklanjuti hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Trenggalek Mugianto memanggil sejumlah instansi terkait seperti Kepala Disparbud hingga inspektorat Kabupaten Trenggalek.

“Rapat kali ini membahas tentang evaluasi atas kinerja dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek yang dianggap masih belum layak,” ungkap Mugianto usai rapat, Kamis (8/6/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil evaluasi, Mugianto mengungkapkan bahwa ada beberapa kelalaian yang terjadi dalam SOP yang seharusnya di jalankan. Menurutnya harus ada audit kinerja pada semua pegawai Disparbud Trenggalek.

“Kami meminta inspektorat untuk melakukan audit kinerja kepada seluruh pegawai Dinas Pariwisata. Pasalnya dari evaluasi sementara banyak ditemukan kejanggalan prosedur,” ungkapnya.

Menurut Mugianto, Pemerintah Daerah seharusnya lebih serius dalam menangani pengelolaan destinasi wisata yang menarik retribusi pembayaran. Faktor keselamatan dan fasilitas perlindungan konsumen harus diterapkan.

“Kami tidak mau ke depan destinasi wisata yang di kelola oleh Dinas Pariwisata tidak bisa menjamin keselamatan para pengunjungnya. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek Sunyoto tidak menampik tragedi tersebut disebabkan karena kurangnya pengawasan. Saat ini pihaknya menunggu hasil evaluasi SDM maupun sarpras.

“Kami masih menunggu hasil evaluasi mulai manajemen, SDM, sarana prasarana termasuk keamanan. Hasil evaluasinya seperti apa, jika tidak ada perubahan yang lebih bagus tidak akan dibuka lagi,” pungkasnya.

Berita Terkait

21 Raperda DPRD Trenggalek Dirombak, Waktu Pembahasan Tinggal Empat Bulan
Aliansi Center Datangi DPRD Trenggalek, Minta Aturan “Nyleneh” dalam Raperda Pilkades Direvisi
Rasio Belanja Pegawai dan Pembangunan Jomplang, KUA PPAS Trenggalek 2027 Ditunda
Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan
Pajak UMKM Trenggalek Direlaksasi, Omzet Rp6 Juta Berpeluang Bebas Pajak
Imbas Kisruh Jadwal di Stadion, DPRD Trenggalek Dorong Lapangan Alternatif Sepak Bola
Kinerja Satgas MBG Trenggalek Dikuliti PMII, DPRD Minta Pengawasan Diperketat
DPRD Janji Bakal Kawal 3 Tuntutan Mitra MBG Trenggalek

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:07 WIB

21 Raperda DPRD Trenggalek Dirombak, Waktu Pembahasan Tinggal Empat Bulan

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:06 WIB

Aliansi Center Datangi DPRD Trenggalek, Minta Aturan “Nyleneh” dalam Raperda Pilkades Direvisi

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:09 WIB

Rasio Belanja Pegawai dan Pembangunan Jomplang, KUA PPAS Trenggalek 2027 Ditunda

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:07 WIB

Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:08 WIB

Pajak UMKM Trenggalek Direlaksasi, Omzet Rp6 Juta Berpeluang Bebas Pajak

Berita Terbaru