Rapat Paripurna, DPRD Trenggalek Sampaikan Pandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda LPj APBD dan RPJPD

Rabu, 29 Mei 2024 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat para Ketua Fraksi di DPRD Trenggalek menyerahkan pandangan umum pada ketua DPRD Trenggalek.

Saat para Ketua Fraksi di DPRD Trenggalek menyerahkan pandangan umum pada ketua DPRD Trenggalek.

RagamWarta.com – Ranperda Pertangungjawaban APBD 2023 masuki tahap selanjutnya. Enam Fraksi yang ada di DPRD Trenggalek sampaikan pandangan umumnya saat rapat Paripurna, Rabu (29/5/2024).

Seperti penjelasan Samsul Anam usai pimpin rapat Paripurna bahwa kali ini Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang sebelumnya disampaikan Bupati.

“Agendanya Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2023 dan Raperda tentang RPJPD untuk tahun 2025-2045,” jelas Samsul Anam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Samsul setelah pandangan umum fraksi disampaikan ke Bupati Trenggalek, nanti giliran Bupati Trenggalek menjawab pandangan umum fraksi di Rapat Paripurna selanjutnya.

“Selanjutnya pandangan umum fraksi biar dijawab oleh saudara Bupati. Digunakan untuk apa saja dan sudah maksimalkah penggunaan APBD di tahun kemarin. Nanti jawaban Bupati akan dikupas di tingkat Pansus,” jelasnya.

Ketua DPRD Trenggalek juga menjelaskan bahwa tahun ini bakal fokus pada salah satu program Bupati Trenggalek yakni net zero carbon. Dimana hal ini akan jadi kerangka  pembuatan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Trenggalek untuk tahun 2025-2045.

“RPJPD sama halnya kerangka pembangunan kita 20 tahun kedepan. Yang nantinya bakal diterjemahkan dalam RPJMD setiap 5 tahun sekali,” jelas salah satu politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Samsul juga menegaskan bahwa dalam perancangan RPJPD, tidak hanya fokus Net Zero Carbon atau menjaga lingkungan. Bonus demografi yang diprediksikan bakal terjadi di tahun 2030 juga masuk dalam pembangunan.

“Kita juga harus mempertimbangkan bonus demografi kita. Bagaimana mempersiapkan generasi emas yang siap untuk perkembangan Indonesia. Tentunya dengan upaya peningkatan SDM yang terarah,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

21 Raperda DPRD Trenggalek Dirombak, Waktu Pembahasan Tinggal Empat Bulan
Aliansi Center Datangi DPRD Trenggalek, Minta Aturan “Nyleneh” dalam Raperda Pilkades Direvisi
Rasio Belanja Pegawai dan Pembangunan Jomplang, KUA PPAS Trenggalek 2027 Ditunda
Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan
Pajak UMKM Trenggalek Direlaksasi, Omzet Rp6 Juta Berpeluang Bebas Pajak
Imbas Kisruh Jadwal di Stadion, DPRD Trenggalek Dorong Lapangan Alternatif Sepak Bola
Kinerja Satgas MBG Trenggalek Dikuliti PMII, DPRD Minta Pengawasan Diperketat
DPRD Janji Bakal Kawal 3 Tuntutan Mitra MBG Trenggalek

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:07 WIB

21 Raperda DPRD Trenggalek Dirombak, Waktu Pembahasan Tinggal Empat Bulan

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:06 WIB

Aliansi Center Datangi DPRD Trenggalek, Minta Aturan “Nyleneh” dalam Raperda Pilkades Direvisi

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:09 WIB

Rasio Belanja Pegawai dan Pembangunan Jomplang, KUA PPAS Trenggalek 2027 Ditunda

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:07 WIB

Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:08 WIB

Pajak UMKM Trenggalek Direlaksasi, Omzet Rp6 Juta Berpeluang Bebas Pajak

Berita Terbaru