RagamWarta.com – Bupati Trenggalek petahana Mochamad Nur Arifin yang akrab disapa Mas Ipin bersama istrinya Novita Hardini, menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Pasangan suami-isteri itu mencoblos di TPS 02, Kelurahan Surondakan, Kecamatan Trenggalek, pada Senin pagi (27/11/2024).
Mas Ipin, yang kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Trenggalek berpasangan dengan Syah Muhammad Natanegara, tiba di TPS sekitar pukul 09.49 WIB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mas Ipin mengenakan pakaian berwarna merah, kopel dengan istrinya, yang saat ini menjadi anggota DPR RI.
Seperti warga lainnya, Mas Ipin mengikuti prosedur pemungutan suara dengan tertib. Ia mengisi daftar hadir, menunggu antrean, dan memasuki bilik suara sesuai giliran.
Kehadirannya menunjukkan komitmen untuk memberikan contoh kepada masyarakat Trenggalek tentang pentingnya menggunakan hak pilih.
Dalam Pilkada 2024 ini, Mas Ipin berhadapan dengan kotak kosong. Meski tanpa lawan, ia tetap berharap partisipasi maksimal dari masyarakat.
“Alhamdulillah, partisipasi di TPS ini sudah mencapai sekitar 60 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap,’ ujar Mas Ipin setelah mencoblos.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan cuaca cerah untuk datang ke TPS dan menyalurkan hak suara mereka.
Sementara itu, Novita Hardini menyampaikan dukungannya terhadap proses demokrasi yang sedang berlangsung di Trenggalek.
“Saya harap masyarakat dapat menentukan pilihan dengan bijak untuk keberlanjutan pembangunan daerah,” ucapnya.
Proses pemungutan suara di TPS 02 berjalan lancar. Kehadiran Mas Ipin dinilai memberikan semangat kepada warga untuk ikut serta dalam pesta demokrasi ini.
Pilkada 2024 di Trenggalek diharapkan mampu menghasilkan pemimpin yang benar-benar mewakili aspirasi masyarakat. Dengan partisipasi yang tinggi, Mas Ipin optimistis hasil pemilihan akan mencerminkan keinginan warga.
Ia juga mengapresiasi kerja keras penyelenggara pemilu yang telah memastikan kelancaran dan keamanan proses pemungutan suara.
Meskipun hanya melawan kotak kosong, Pilkada kali ini menjadi momen penting bagi masyarakat Trenggalek untuk menentukan arah pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.






