RagamWarta.com – Bayi perempuan yang ditemukan oleh warga Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek disinyalir sudah menginap semalaman di perkebunan.
Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Desa Ngrayung, Adi Santoso bahwa suara tangisan bayi sebenarnya sudah terdengar sejak hari Sabtu (14/12) sore, sekitar pukul 15.00 WIB.
Namun, meski beberapa warga mencoba mencari sumber suara bayi belum kunjung ditemukan. Bahkan warga mengira tangisan bayi merupakan suara mistis karena saat malam hari kembali terdengar namun dicari tidak ada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Warga sempat mendengar tangisan lagi sekitar pukul 23.00 WIB, tetapi karena tidak ditemukan apa pun. Oleh karena itu mereka mengira itu hanya suara mistis,” jelas Kepala Desa Ngrayung.
Hingga berita ini diterbitkan oleh RagamWarta.com, identitas orang tua bayi masih belum diketahui. Namun, ada laporan warga yang melihat seorang pria asing di sekitar lokasi pada Sabtu siang.
“Sekitar pukul 13.00, warga melihat seorang pria mengenakan helm dan masker mondar-mandir sendirian di dekat perkebunan,” tambah Adi saat dikonfirmasi awak media.
Saat ditemukan, bayi itu berada di dalam kardus tanpa identitas apa pun, termasuk surat atau petunjuk lain yang mengarah pada pelaku pembuangan. Kini, kasus ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Beruntung saat ditemukan warga, bayi berjenis kelamin perempuan itu masih hidup. Bayi tersebut ditemukan di area perkebunan warga pada Minggu (15/12) sekitar pukul 04.45 WIB di RT 13 RW 6 Dusun Pojok, Desa Ngrayung.
“Bayi yang ditelantarkan orang tuanya itu ditemukan oleh seorang warga bernama Sumiran yang saat itu sedang berjalan-jalan di sekitar perkebunan,” pungkas Adi Santoso.






