Lebaran Ketupat, Ribuan Warga Berebut Ketupat di Kecamatan Durenan

Rabu, 17 April 2024 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga lokal berebut Gunungan Ketupat usai diarak keliling kampung

Warga lokal berebut Gunungan Ketupat usai diarak keliling kampung

RagamWarta.com – Lebaran ketupat sendiri telah menjadi tradisi yang digelar usai puasa sunah selama enam hari pada bulan Syawal. Pada tahun ini, perayaan lebaran ketupat jatuh pada hari Rabu (17/4/2024).

Perayaan lebaran ketupat tersebut diwarnai dengan arak-arakan gunungan ketupat atau gunungan lanang dan gunungan hasil bumi atau perempuan serta anjangsana ke kerabat maupun tetangga.

Lebaran ketupat di Kecamatan Durenan sendiri sudah menjadi tradisi yang dilaksanakan dari ratusan tahun yang lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tradisi ini pada mulanya dicetuskan ketika Ponpes Babul Ulum dipimpin oleh Kiai Abdul Masyir (Mbah Mesir). Mulai sejak saat itu, tradisi lebaran ketupat di Kecamatan Durenan dilaksanakan secara turun temurun.

“Orang yang ke sini ini memang murni untuk silaturahmi atau sowan, kalau di daerah lain mungkin ramai karena ada hiburan dan sebagainya,” jelas Pengasuh Ponpes Babul Ulum Durenan, Kiai Fatah Muin.

Selain masyarakat sekitar, ada juga masyarakat yang datang dari luar kota untuk turut mengikuti perayaan hari raya ketupat.

Salah satu yang hadir dalam acara tersebut adalah istri mantan Wakil Gubernur Jawa Timur, Arumi Bachsin.

Arumi menjelaskan bahwa lebaran ketupat di Kecamatan Durenan sangat unik karena silaturahmi Hari Raya Idul Fitri paling ramai terjadi pada hari ketujuh lebaran.

“Justru lebaran ketupat ini ramai-ramainya bahkan sampai macet, padahal Trenggalek jarang sekali macet,” ujar Arumi.

Arumi juga menyampaikan bahwa dia telah merindukan dan tak sabar untuk menyantap ketupat.

“Yang bikin kangen saat lebaran di Trenggalek ya lontong ketupat dan dan ayam lodhonya,” tutupnya.

Berita Terkait

Malam Tahun Baru Masehi Bertepatan dengan Malam 1 Rajab: Kesempatan Tingkatkan Ibadah
Awas Rem Blong! Berikut Teknik Mengemudi Motor Matic di Pegunungan Trenggalek
Kontaminasi Mikroplastik Intai Kesehatan Bayi, Dinkes Trenggalek Ingatkan Orang Tua Tetap Waspada
Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Asal Usulnya
Potret Harta Kekayaan Pimpinan DPRD Trenggalek: Dari Tanah hingga Kendaraan Mewah
Jumlah Kendaraan di Trenggalek Terus Bertambah, Emisi Karbon Meningkat?
Panen Raya Cengkeh di Trenggalek Picu Turunnya Harga Cengkeh di Pasaran
Produksi Padi Trenggalek Meningkat, SR I Hasilkan 84 Ribu Ton

Berita Terkait

Selasa, 31 Desember 2024 - 22:08 WIB

Malam Tahun Baru Masehi Bertepatan dengan Malam 1 Rajab: Kesempatan Tingkatkan Ibadah

Jumat, 27 Desember 2024 - 19:03 WIB

Awas Rem Blong! Berikut Teknik Mengemudi Motor Matic di Pegunungan Trenggalek

Rabu, 4 Desember 2024 - 14:44 WIB

Kontaminasi Mikroplastik Intai Kesehatan Bayi, Dinkes Trenggalek Ingatkan Orang Tua Tetap Waspada

Senin, 28 Oktober 2024 - 12:11 WIB

Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Asal Usulnya

Selasa, 8 Oktober 2024 - 20:11 WIB

Potret Harta Kekayaan Pimpinan DPRD Trenggalek: Dari Tanah hingga Kendaraan Mewah

Berita Terbaru