Kecelakaan Kerja, Kepala Gudang di Trenggalek Meninggal Terpeleset Kolam Limbah

Rabu, 22 Januari 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi korban yang ditemukan meninggal terpeleset di kolam limbah pengelolaan daur ulang plastik di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.

Proses evakuasi korban yang ditemukan meninggal terpeleset di kolam limbah pengelolaan daur ulang plastik di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.

RagamWarta.com – Diduga kecelakaan kerja, seorang kepala gudang bernama Eko Agustino (41) ditemukan tewas mengapung di kolam limbah pengelolaan daur ulang plastik di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Rabu (22/1/2025).

Menurut keterangan Kapolsek Pogalan, AKP Rudi Sugiarto menjelaskan bahwa korban yang diketahui warga Desa Sambirejo, Kecamatan Trenggalek itu terakhir terlihat pada Selasa sore (21/1/2025).

“Awalnya keluarga merasa khawatir karena korban tidak ditemukan di tempat kerjanya. Bahkan keluarga dan rekan kerja melakukan pencarian hingga malam hari, namun belum juga ketemu,” jelas AKP Rudi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rabu paginya, pencarian dilanjutkan di area gudang daur ulang plastik tempat korban bekerja. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kolam limbah yang berada di lokasi tersebut.

“Diduga korban terpeleset saat hendak menyalakan pompa air di atas kolam, lalu tercebur ke dalamnya,” ungkap AKP Rudi saat dikonfirmasi awak media.

Hasil visum yang dilakukan di Puskesmas Pogalan menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kepolisian menyimpulkan bahwa kematian korban murni akibat kecelakaan kerja.

“Tidak ada peristiwa pidana terkait kematian korban karena tidak ditemukan bekas tanda tanda kekerasan dan kematianya murni diduga akibat terpeleset,” tegasnya.

Belajar dari peristiwa ini, nampaknya standar keselamatan kerja sudah seharusnya diperketat. Terutama di lokasi yang melibatkan fasilitas berisiko seperti kolam limbah dan sebagainya.

“Kami mengimbau agar pemilik usaha meningkatkan pengawasan dan menyediakan alat pelindung diri bagi para pekerja. Apalagi tempat kerja yang beresiko tinggi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi
Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya
Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung
Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:02 WIB

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:07 WIB

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:04 WIB

Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terbaru