RagamWarta.com – Pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak resmi ditetapkan sebagai pemenang Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur.
Kemenangan ini diperoleh setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan dari pasangan calon nomor urut 3, Tri Rismaharini-Gus Hans, yang sebelumnya mempersoalkan hasil pemungutan suara.
Berdasarkan rekapitulasi suara, Khofifah-Emil meraih 12.192.165 suara sah atau 58,81 persen dari total 20.732.592 suara sah.
Dengan angka tersebut, pasangan ini unggul jauh dari dua rivalnya, yakni Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim yang hanya memperoleh 1.797.332 suara dan Tri Rismaharini-Gus Hans yang mengumpulkan 6.743.095 suara.
Kemenangan telak ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Jawa Timur masih mempercayai kepemimpinan Khofifah-Emil untuk melanjutkan periode kedua.
Ketua KPU Jawa Timur, Aang Kunaifi menegaskan bahwa penetapan pasangan calon terpilih ini telah tertuang dalam berita acara nomor 18/TL.02.7-BA/35/2025, yang diumumkan dalam rapat pleno terbuka pada Kamis (6/2/2025).
“Dengan ini kami menetapkan paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai paslon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Provinsi Jawa Timur dalam Pilgub Jatim 2024,” ucap Aang, dikutip dari Jawa Pos, Kamis (6/2/2025).
Selanjutnya, sesuai mekanisme yang diatur regulasi surat dari KPU akan menjadi acuan bagi DPRD untuk menggelar rapat paripurna untuk diusulkan ke Presiden Prabowo Subianto.
“Sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan, sehari setelah melakukan penetapan pasangan calon terpilih, kami punya kewajiban menyampaikan usulan kepada Presiden melalui DPRD Provinsi Jawa Timur,” tandas Aang.
Periode Kedua Khofifah-Emil: Misi Percepatan Pembangunan dan Penguatan SDM Jatim
Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa periode kedua kepemimpinan akan difokuskan pada percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Jawa Timur.
Dikutip dari Suara Surabaya, Khofifah menegaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak akan menjadi kunci dalam melanjutkan pembangunan di provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia ini.
“Pak Emil sudah bersama-sama kita semua membangun Jawa Timur lima tahun yang lalu, dan bersama panjenengan semua, bismillah, kita akan menguatkan bagaimana percepatan pembangunan dan kemajuan untuk masyarakat Jawa Timur lima tahun ke depan,” pungkas Khofifah.






