Awal Tahun Trenggalek Diterpa Bencana, BPBD Catat Sejumlah Kejadian di Lima Kecamatan

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah terdampak angin kencang di RT. 26 RW. 08, Desa Karangsoko, Trenggalek.

Rumah terdampak angin kencang di RT. 26 RW. 08, Desa Karangsoko, Trenggalek.

RagamWarta.com – Awal tahun Trenggalek diterpa bencana alam di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau disingkat BPBD Trenggalek mencatat beberapa kejadian bencana terjadi sejak awal Januari 2026.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Trenggalek tanggal 2 Januari 2026, terdapat tiga kejadian bencana yang tersebar di lima kecamatan dan sembilan desa.

Jenis bencana yang terjadi meliputi tiga titik tanah longsor atau gerakan tanah, satu titik banjir, serta lima titik kejadian cuaca ekstrem. Dampak yang tercatat antara lain delapan rumah mengalami rusak ringan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pelaksana atau disingkat Kalaksa BPBD Trenggalek, Triadi Admono menjelaskan bahwa rangkaian kejadian tersebut dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung di awal tahun.

“Memasuki awal tahun ini, intensitas hujan disertai angin kencang masih cukup tinggi. Hal ini berpotensi memicu tanah longsor, banjir, maupun pohon tumbang di beberapa wilayah Trenggalek,” ujar Triadi Admono, Jumat (2/1/2026).

Ia merinci, kejadian bencana tercatat di Kecamatan Durenan, Dongko, Panggul, Trenggalek, dan Watulimo. Di Kecamatan Durenan, pohon tumbang sempat menutup akses Jalan Raya Nasional Durenan–Bandung.

Sementara di Kecamatan Dongko, longsor terjadi di sekitar permukiman warga hingga mengakibatkan tebing dan tembok rumah jebol akibat material longsor.

Di wilayah selatan, Kecamatan Panggul dan Watulimo juga dilaporkan mengalami kejadian serupa. Pohon tumbang dan tiang listrik roboh terjadi di jalur nasional Trenggalek-Pacitan serta jalan alternatif menuju kawasan wisata Prigi.

Selain itu, banjir dan tanah longsor dilaporkan terjadi di beberapa desa di Kecamatan Watulimo.

“Petugas BPBD bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan darurat, mulai dari pembersihan material longsor, evakuasi pohon tumbang, hingga pendataan dampak kerusakan,” kata Triadi.

Ia juga menegaskan, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa dalam rangkaian kejadian tersebut. Walaupun tidak ada korban jiwa, BPBD Trenggalek tetap mengimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di wilayah rawan longsor dan banjir.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana susulan, khususnya saat hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan,” pungkas Triadi Admono.

 

Berita Terkait

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi
Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya
Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung
Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:02 WIB

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:07 WIB

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:04 WIB

Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terbaru