Tiga Terdakwa Korupsi KUR Porang di Trenggalek Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Kamis, 9 Oktober 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc. Para terdakwa kasus korupsi KUR Porang dibawa keluar Kejaksaan Negeri Trenggalek. Rabu, (12/2/2025).

Doc. Para terdakwa kasus korupsi KUR Porang dibawa keluar Kejaksaan Negeri Trenggalek. Rabu, (12/2/2025).

RagamWarta.com – Perkara tindak pidana korupsi pengelolaan dana Kredit Usaha Rakyat disingkat KUR Porang di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, memasuki babak baru.

Tiga terdakwa yaitu Samto, Arif Fanani, dan Handi Pratomo dituntut hukuman 1 tahun 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri disingkat Kejari Trenggalek.

Kasi Pidana Khusus Kejari Trenggalek, Joko Sutrisno menjelaskan bahwa sidang tuntutan terhadap ketiga terdakwa digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Selasa (7/10/2025).

Dalam sidang tersebut, JPU Kejari Trenggalek membacakan tuntutan dengan dasar Pasal 3 Jo 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

“Tuntutan kepada tiga terdakwa yaitu dikenakan pasal 3 Jo 18 UU tindak pidana korupsi dengan ancaman 1 tahun 6 bulan, serta pidana denda Rp150 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka menjalani pidana badan 3 bulan. Tuntutan untuk ketiganya sama,” jelasnya.

Joko menegaskan bahwa perkara korupsi ini menimbulkan kerugian negara sebesar Rp1,6 miliar dan membuat program pemerintah tidak berjalan optimal.

Namun, kerugian tersebut telah dipulihkan setelah para terdakwa mengembalikan dana melalui Kejari Trenggalek pada Mei 2025 lalu.

“Walaupun kerugian negara sudah dikembalikan oleh para terdakwa. Namun, proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa selama proses persidangan, sedikitnya ada 30 orang saksi telah dimintai keterangan. Sementara untuk jadwal selanjutnya adalah pledoi dari pihak terdakwa yang dijadwalkan pekan depan.

“Walaupun kerugian negara sudah dikembalikan, kamu tetap berkomitmen untuk menuntaskan perkara korupsi ini untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah,” pungkasnya.

Sebagai pengingat, pada Februari tahun ini Kejari Trenggalek menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus korupsi KUR Mikro Porang yang disalurkan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pule.

Ketiganya adalah Samto selaku koordinator warga, serta Arif Fanani dan Handi Pratomo yang merupakan verifikator salah satu bank pelat merah KCP Trenggalek.

Kepala Kejari Trenggalek, Muhammad Akbar Yahya, menyebut kasus ini bermula dari penyaluran KUR Mikro Porang tahun 2021 dengan total Rp2,6 miliar untuk 104 warga penerima.

Dari hasil penyidikan, ditemukan adanya manipulasi data sehingga sejumlah penerima yang tidak layak tetap mendapatkan pinjaman.

 

Berita Terkait

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste
Cekcok Ponsel dan Status Nikah Siri, Polisi Ungkap Rangkaian Konflik Video Viral Trenggalek
Pencurian Alfamart Pogalan, Pelaku Bobol Atap dan Gasak Rp12 Juta dari Brankas
Operasi Pekat Semeru 2026 di Trenggalek Sasar Miras, Petasan hingga Judi Online
Update Kasus Penipuan di Trenggalek, Polisi Kejar DPO Pembuat Aplikasi Banking Palsu
Kasus Penipuan di Trenggalek, Iming-Iming Modal Rp50 Miliar Berakhir Rugi Rp160 Juta
Pengacara Awang Minta Putusan Seringan-ringannya Meski Sudah Dituntut 5 Bulan
Hanya Dituntut 5 Bulan, Kuasa Hukum Eko Prayitno Tolak Tuntutan JPU

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:08 WIB

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Senin, 2 Maret 2026 - 20:01 WIB

Cekcok Ponsel dan Status Nikah Siri, Polisi Ungkap Rangkaian Konflik Video Viral Trenggalek

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:06 WIB

Pencurian Alfamart Pogalan, Pelaku Bobol Atap dan Gasak Rp12 Juta dari Brankas

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:06 WIB

Operasi Pekat Semeru 2026 di Trenggalek Sasar Miras, Petasan hingga Judi Online

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:05 WIB

Update Kasus Penipuan di Trenggalek, Polisi Kejar DPO Pembuat Aplikasi Banking Palsu

Berita Terbaru