RagamWarta – Wujudkan pemerintahan inklusif, Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali gelar Musyawarah Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan Lainnya atau disingkat Musrena Keren.
Dengan digelarnya Musrena Keren, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin berharap hal ini bisa mengakomodir partisipasi seluruh elemen masyarakat termasuk kelompok rentan yang ada di seluruh Kabupaten Trenggalek.
Baca Juga : Stok Vaksin Terbatas, Belum Seluruh GTK di Trenggalek Terjadwal
Arifin juga menerangkan bahwa untuk mewujudkan pemerintahan inklusif perlu kontribusi semua masyarakat. Terlebih pada sektor pembangunan agar tersusun secara sistematis, terarah, terpadu, menyeluruh, dan sebagai satu kesatuan sistem perencanaan pembangunan nasional.
Pihaknya juga menjelaskan bahwa keterlibatan kelompok rentan disini sangatlah penting, oleh karena itu Pemkab Trenggalek tidak hanya mengakomodir partisipasi masyarakat melalui musrenbang saja, namun juga libatkan kelompok rentan lewat Musrena Keren ini.
Baca Juga : Harga Cabai Rawit Merah di Trenggalek Double Pedas
Pemkab Trenggalek mentargetkan kelompok rentan di Trenggalek tidak hanya menjadi objek pembangunan, melainkan juga menjadi subjek dan berpartisipasi aktif dalam merumuskan kegiatan hingga pembangunan kedepannya.






