Tebing Longsor Timpa Rumah Warga di Desa Bangun Munjungan, Kerugian Capai Rp15 Juta

Rabu, 14 Mei 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor terjang dapur rumah warga Desa Bangun, Kecamatan Munjungan, Trenggalek.

Longsor terjang dapur rumah warga Desa Bangun, Kecamatan Munjungan, Trenggalek.

RagamWarta.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Munjungan sejak Selasa (13/5/2025) sore, menyebabkan tebing setinggi 25 meter di Dusun Jajar, Desa Bangun, longsor pada Rabu dini hari (14/5/2025) pukul 03.40 WIB.

Peristiwa terjadi di RT 24 RW 03, tepatnya di belakang rumah Joko Sutrisno. Tebing sepanjang 4 meter ambrol dan menghantam dinding kamar mandi rumah warga. Kerusakan parah pun tidak terhindarkan.

Dijelaskan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek Stefanus Triadi Admono bahwa dinding kamar mandi dilaporkan jebol, dengan ukuran sekitar 2,5 meter lebar dan 2 meter tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Syukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian longgar kali ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta rupiah,” terang Triadi Admono, Rabu (14/5/2025).

Longsor di Dusun Jajar, Desa Bangun, Kecamatan Munjungan, Trenggalek pada Rabu dini hari (14/5/2025) sebabkan kerusakan pada bagian kamar mandi.

Dijelaskan Triadi, tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Trenggalek bersama unsur TNI, Polri, perangkat desa, dan masyarakat setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pembersihan material longsor.

Pihak BPBD juga mengimbau warga agar tetap waspada, terutama saat terjadi hujan deras dan potensi longsor susulan.

“Kesigapan warga dan kolaborasi cepat semua pihak di lapangan patut diapresiasi. Namun, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, mengingat wilayah Munjungan termasuk kawasan rawan longsor,” tambah Triadi.

BPBD Trenggalek juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau potensi bencana di sekitarnya. Apalagi menurut BMKG selama sepekan kedepan akan sering turun hujan.

“Jika ada gejala longgar atau apapun segera amankan diri dan hubungi petugas. Dan senantiasa waspada, menurut BMKG hujan masih akan kerap turun selama sepekan kedepan,” pungkas Triadi.

 

Berita Terkait

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi
Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya
Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung
Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:02 WIB

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:07 WIB

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:04 WIB

Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terbaru