Komisi II DPRD Trenggalek Soroti Lokasi Kunjungan Kerja yang Terlalu Terpusat di Yogyakarta

Selasa, 11 Maret 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto (paling kanan) soroti seringnya kunker ke Jogja.

Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto (paling kanan) soroti seringnya kunker ke Jogja.

RagamWarta.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek tengah membahas efektivitas lokasi kunjungan kerja (kunker) dalam rapat paripurna internal yang digelar pada 6 Maret 2025.

Sejumlah anggota legislatif mengusulkan agar destinasi kunker lebih bervariasi dan tidak hanya terpusat di satu daerah.

Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto menyoroti dominasi Yogyakarta sebagai tujuan kunker selama dua bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta agar kunjungan kerja lebih merata ke daerah lain agar lebih efektif dan tidak menimbulkan pertanyaan di kemudian hari.

“Tolong diperhatikan, jangan hanya ke Jogja. Coba lihat catatan dua bulan terakhir, berapa kali kita melakukan kunker ke sana, baik oleh komisi, pansus, badan anggaran, maupun pimpinan,” tegasnya dalam rapat.

Menurutnya, kunjungan yang terlalu sering ke satu lokasi kurang efisien dan bisa menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

“Kalau begini terus, lebih baik kantor ini pindah ke Jogja sekalian,” sindirnya.

Menanggapi kritik tersebut, Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, menepis anggapan bahwa kunker hanya terpusat di satu wilayah.

Ia menjelaskan bahwa meskipun Yogyakarta sering menjadi tujuan, setiap kunjungan memiliki objek dan kepentingan yang berbeda sesuai kebutuhan kajian kebijakan.

“Walaupun ke Jogja, kami tidak selalu ke tempat yang sama. Ada lima kabupaten dan kota di sana dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang relevan untuk dikunjungi,” jelasnya.

Terkait intensitas kunker yang dilakukan hampir setiap minggu, Doding menegaskan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak referensi sebelum memasuki pembahasan kebijakan penting di DPRD.

“Saat ini masih longgar, belum banyak agenda pembahasan Ranperda. Jadi, ini kesempatan kami untuk menggali referensi dari daerah lain. Nanti kalau sudah masuk tahap pembahasan KUA-PPAS, kami tidak akan punya waktu untuk kunker,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Perda Pilkades Trenggalek Ditarget Selesai Agustus, Tahapan Pemilihan Siap Dimulai
Perda Madrasah Diniyah Nonformal Trenggalek Disiapkan, Madin di Masjid hingga Rumah Bakal Terfasilitasi
PAW DPRD Trenggalek, Komarudin Resmi Dilantik Gantikan Nur Efendi
Panjangnya Antrean Apotek RSUD dr. Soedomo Trenggalek Jadi Sorotan Komisi IV
Jalan Ngares Sengon Rusak, DPRD Trenggalek Kawal Janji PUPR
Dokter Spesialis Jantung Trenggalek Tangani 200 Pasien, DPRD Dorong Penambahan SDM
GMNI Trenggalek Soroti Pendidikan Saat Audiensi dengan DPRD Trenggalek
DPRD Minta Silpa APBD 2025 Trenggalek Ditarget Maksimal 5 Persen

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:07 WIB

Perda Pilkades Trenggalek Ditarget Selesai Agustus, Tahapan Pemilihan Siap Dimulai

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:03 WIB

Perda Madrasah Diniyah Nonformal Trenggalek Disiapkan, Madin di Masjid hingga Rumah Bakal Terfasilitasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:01 WIB

PAW DPRD Trenggalek, Komarudin Resmi Dilantik Gantikan Nur Efendi

Senin, 25 Mei 2026 - 19:01 WIB

Panjangnya Antrean Apotek RSUD dr. Soedomo Trenggalek Jadi Sorotan Komisi IV

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jalan Ngares Sengon Rusak, DPRD Trenggalek Kawal Janji PUPR

Berita Terbaru