Ada Miskomunikasi, Bupati Arifin Datangi Rumah Warga Terdampak Pembangunan Bendungan

Kamis, 18 Juni 2020 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat terdampak proyek rencana pembangunan Bendungan Bagong dapat perhatian khusus dari Bupati Trenggalek. Bagaimana tidak, Mochammad Nur Arifin justru sambangi langsung kediaman masyarakat terdampak. Padahal mereka menyurati Bupati hendak datang ke Pendapa Kabupaten.

“Bagi masyarakat terdampak khususnya warga Dusun Winong RT 13 dan RT 14, tidak perlu repot-repot datang ke Pendapa. Biar saya saja yang menyambangi smpean (anda),” tutur Arifin kepada warga terdampak, Selasa (17/06/20) petang.

Baca Juga : Tim Gabungan Di Trenggalek Sidak Pasar Cegah Panic Buying

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arifin menerangkan, pertemuannya bersama masyarakat terdampak pembebasan lahan untuk proyek bendungan Bagong tersebut untuk mengurai keluh kesah masyarakat terdampak dan mencari solusi bersama.

“Masyarakat ini pada Intinya minta kejelasan tahapan sudah sampai mana rencana pembangunan. Selain itu masyarakat juga meminta kejelasan proses tukar guling seperti yang sudah dikoordinasikan kemarin,” tuturnya.

Lanjut Arifin, saat ini proses sudah berjalan seperti pengukuran lahan sudah di lakukan serta beberapa bidang lahan juga sudah di umumkan. Setelah itu diharapkan ada koreksi dari masyarakat sebelum berlanjut ke langkah apraisal.

Sedangkan untuk lahan yang berbatasan dengan lahan perhutani. Serta juga telah dipaparkan site plan serta rancangan relokasi tempat warga terdampak. Juga ada usulan untuk penyediaan lahan pengganti.

Karena mekanisme masyarakat adalah masyarakat dapat uang serta lahan pengganti. Sedangkan untuk lahan pengganti akan di tukarkan lahan di Trenggalek untuk dijadikan lahan pemukiman baru.

Baca Juga : Bupati Trenggalek Gelar Sidak Harga Bahan Pokok

“Untuk Fasum dan Fasos akan dilakukan komunikasi bersama BBWS Brantas. Karena yang paling penting masyarakat sudah mengerti site plan pembangunan,” jelasnya.

Sementara itu dengan adanya usulan terkait lahan pengganti, Pemkab akan membantu memfasilitasi warga untuk diantarkan ke lahan pengganti di dua opsi lokasi yakni di Pacitan dan Wonogiri yang juga akan disurvey oleh tim.

Berita Terkait

Pendaftar Sekolah Rakyat Trenggalek untuk Jenjang SMP sudah Lampaui Kuota
Jemaah Haji Trenggalek yang Wafat di Tanah Suci Jadi 3 Orang
Sebelas Atlet Judo Trenggalek Siap Tampil di Kejuaraan Internasional
Tarif Bus di Trenggalek Masih Rp8 Ribu, Sebagian Penumpang Mengaku Bayar Rp10 Ribu
Harga Bawang Putih di Trenggalek Tembus Rp36 Ribu per Kilogram, Warga Mulai Kurangi Belanja
Pasokan MinyaKita di Trenggalek Aman, Diskomidag Salurkan 1.500 Liter ke Pasar Basah
Jemaah Haji Trenggalek yang Meninggal di Tanah Suci Bertambah Jadi Dua
Tilang Manual Operasi Patuh Semeru 2026 Tetap Diberlakukan di Trenggalek

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:03 WIB

Pendaftar Sekolah Rakyat Trenggalek untuk Jenjang SMP sudah Lampaui Kuota

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:02 WIB

Jemaah Haji Trenggalek yang Wafat di Tanah Suci Jadi 3 Orang

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:02 WIB

Tarif Bus di Trenggalek Masih Rp8 Ribu, Sebagian Penumpang Mengaku Bayar Rp10 Ribu

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:14 WIB

Harga Bawang Putih di Trenggalek Tembus Rp36 Ribu per Kilogram, Warga Mulai Kurangi Belanja

Senin, 8 Juni 2026 - 19:03 WIB

Pasokan MinyaKita di Trenggalek Aman, Diskomidag Salurkan 1.500 Liter ke Pasar Basah

Berita Terbaru