Atap Kelas SMPN 3 Munjungan Trenggalek Roboh, Diduga Kayu Lapuk Termakan Usia

Kamis, 11 Agustus 2022 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAGAMWARTA – Diguyur hujan lebat dan diterpa angin kencang, atap salah satu bangunan SMPN 3 Munjungan roboh. Robohnya atap bangunan diduga karena kondisi kayu yang sudah lapuk. Beruntung kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Untung saja pada kejadian ini tidak ada korban, sebab robohnya atap diketahui sebelum jam masuk sekolah,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Camat Munjungan Yusuf Widharto saat dikonfirmasi secara terpisah, Rabu, (11/8/2022).

Saat petugas melakukan pengecekan di SMPN 3 Munjungan

Menurut penuturan Yusuf, yang mengetahui pertama kali bangunan kelas SMPN 3 Munjungan ambruk adalah penjaga sekolah saat memulai aktivitas pagi sekitar pukul 05.00. Menurut pengakuannya, pukul 02.00 WIB sempat dilakukan pengecekan, namun atap ruang kelas tersebut belum roboh.

“Jadi robohnya atap ruang kelas itu terjadi Selasa, (10/8/2022) antara pukul 02.00 hingga pukul 03.00, dan setelah mengetahui hal tersebut penjaga sekolah langsung melapor,” tambahnya.

Walaupun salah satu bangunan kelas ambruk, namun hal tersebut tidak mengganggu jalannya kegiatan belajar mengajar. Sebab proses KBM di ruang kelas yang biasanya digunakan siswa kelas VIIA sudah dipindah, tatkala menyadari kondisi atap yang lapuk.

“Ruang kelas yang ambruk berada dalam satu bangunan dengan kelas VIIB dan ruang seni. Namun kerusakan terjadi hanya pada satu ruangan sehingga dua ruangan lain masih aman,” tutur pria yang saat ini masih menjabat sebagai Kabid Perdagangan Diskomidag Trenggalek ini.

Sementara itu, berdasarkan pengecekan petugas di lokasi, terlihat genting dan kayu penyangga atap jatuh ke lantai di dalam kelas. Ambruknya atap itu terlihat di hampir seluruh ruangan kelas. Demi keamanan, pihak kepolisian memasang police line di sepanjang area kelas yang atapnya ambruk.

Agar segera mendapat penanganan, Pemerintah Kecamatan dan pihak Sekolah juga sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek.

“Berdasarkan informasi yang kami terima sebenarnya perbaikan ruang kelas itu sudah dianggarkan tahun 2023, namun sebelum diperbaiki, ternyata atap bangunan sudah ambruk lebih dulu,” pungkas Plt. Camat Munjungan.

Berita Terkait

Malam Tahun Baru Masehi Bertepatan dengan Malam 1 Rajab: Kesempatan Tingkatkan Ibadah
Awas Rem Blong! Berikut Teknik Mengemudi Motor Matic di Pegunungan Trenggalek
Kontaminasi Mikroplastik Intai Kesehatan Bayi, Dinkes Trenggalek Ingatkan Orang Tua Tetap Waspada
Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Asal Usulnya
Potret Harta Kekayaan Pimpinan DPRD Trenggalek: Dari Tanah hingga Kendaraan Mewah
Jumlah Kendaraan di Trenggalek Terus Bertambah, Emisi Karbon Meningkat?
Panen Raya Cengkeh di Trenggalek Picu Turunnya Harga Cengkeh di Pasaran
Produksi Padi Trenggalek Meningkat, SR I Hasilkan 84 Ribu Ton

Berita Terkait

Selasa, 31 Desember 2024 - 22:08 WIB

Malam Tahun Baru Masehi Bertepatan dengan Malam 1 Rajab: Kesempatan Tingkatkan Ibadah

Jumat, 27 Desember 2024 - 19:03 WIB

Awas Rem Blong! Berikut Teknik Mengemudi Motor Matic di Pegunungan Trenggalek

Rabu, 4 Desember 2024 - 14:44 WIB

Kontaminasi Mikroplastik Intai Kesehatan Bayi, Dinkes Trenggalek Ingatkan Orang Tua Tetap Waspada

Senin, 28 Oktober 2024 - 12:11 WIB

Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Asal Usulnya

Selasa, 8 Oktober 2024 - 20:11 WIB

Potret Harta Kekayaan Pimpinan DPRD Trenggalek: Dari Tanah hingga Kendaraan Mewah

Berita Terbaru